Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

DPRD Lampung Dukung Program Hilirisasi Peternakan Ayam di Lampung
Lampungpro.co, 06-Feb-2026

Febri 1399

Share

Ketua Komisi II DPRD Lampung Ahmad Basuki | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Ketua Komisi II DPRD Lampung, Ahmad Basuki, mendukung program hilirisasi sektor pertanian dan peternakan di wilayah Lampung, usai menghadiri groundbreaking program pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di Jati Agung, Lampung Selatan, Kamis (6/2/2026).

Ahmad Basuki mengatakan, proyek strategis nasional (PSN) hilirisasi ayam terintegrasi ini bukan hanya sekadar seremoni pembangunan, melainkan titik balik bagi petani dan peternak Lampung untuk naik kelas.

"Lampung harus berhenti hanya sebagai pemasok bahan mentah. Dengan hilirisasi yang kuat dan terintegrasi, nilai tambah akan tinggal di daerah, sehingga peternak dan petani tidak lagi pada hilir rantai keuntungan, tapi menjadi bagian utama dari ekosistem industri," kata Ahmad Basuki, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, penunjukan Lampung sebagai salah satu lokasi pembangunan PSN hilirisasi ayam terintegrasi merupakan bentuk kepercayaan besar dari pemerintah pusat terhadap potensi daerah. Dengan dukungan lahan, sumber daya, dan posisi strategis sebagai gerbang Sumatera, Lampung dinilai siap menjadi simpul produksi dan distribusi unggas nasional.

Program ini dirancang membangun rantai produksi terpadu, mulai dari pembibitan, pakan, budidaya, pemotongan, pengolahan hingga distribusi. Skema terintegrasi tersebut, diyakini akan memutus ketergantungan pada pola lama yang membuat peternak rentan fluktuasi harga dan minim margin keuntungan.

CKalau ekosistemnya terbangun utuh, maka efek bergandanya luar biasa, sehingga industri pakan tumbuh, serapan tenaga kerja meningkat, UMKM pengolahan berkembang, hingga distribusi dan logistik ikut bergerak. Ini bukan hanya soal ayam, tapi soal perputaran ekonomi Lampung," ujar Ahmad Basuki.

Ahmad Basuki juga mendorong agar penguatan hilirisasi ini benar-benar melibatkan peternak lokal sebagai mitra utama, bukan sekadar penonton.

DPRD Lampung pun, siap mengawal agar kebijakan daerah sejalan dengan agenda besar hilirisasi, termasuk kemudahan perizinan, infrastruktur pendukung, dan akses pembiayaan.

Dengan ekosistem pertanian dan peternakan Lampung yang selama ini sudah besar, dukungan hilirisasi dari pusat dan daerah diyakini akan menciptakan multiplayer effect terhadap kesejahteraan masyarakat. Nilai tambah produksi meningkat, pendapatan petani terdongkrak, dan daya saing daerah menguat. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved