BANDAR LAMPUNG (Lampro): Barang bukti sebanyak 4.500 butir pil ekstasi yang disita dari dua tersangka bandar narkoba yang ditembak mati Tim Operasional Ditresnarkoba Polda Lampung, berasal dari China. Ribuan butir pil ekstasi itu disita dari dua tersangka FA (25) dan ZS (19). Namun demikian, aparat Polda Lampung belum bisa memastikan keduanya adalah jaringan internasional atau bukan.
Ektasi warna pink logo CC. Kalau melihat logo, kemungkinan besar asal China. Keduanya bandar besar jaringan nasional. Kami belum bisa sebut jaringan internasional. Masih dikembangkan, kata Wakapolda Lampung Brigjend Bonifasius Tampoi, di Gedung Forensik RS Bhayangkara Bandar Lampung, Jumat (27/1/2017).
Dari banyaknya pil ekstasi itu, kata dia, menunjukkan besar jaringan yang menaungi kedua bandar itu. Cara kerja mereka tergolong rapih dan terencana. FA sempat kos dua dua bulan di Bandar Lampung.
Dia terus memantau situasi sambil menunggu kiriman bandar lainnya. Kami juga menyita dua senpi jenis revolver rakitan dan satu peluru. Senpi itu modifikasi dari air softgun yang nyaris sempurna seperti senjata organik. Juga beberapa selongsong peluru," kata Bonifasius. (Sarah)
Berikan Komentar
guru perlu terus membuktikan bahwa dirinya masih ada. Masih...
448
Kominfo Lampung
378
KOPI PAHIT
448
371
14-Feb-2026
238
14-Feb-2026
448
14-Feb-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia