Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dua Bocah Asal Lampung Tengah ini Minta Keadilan Usai Ayah Bunuh Ibunya 7 Tahun Lalu dan Belum Ditangkap Polisi
Lampungpro.co, 24-Jul-2023

Amiruddin Sormin 4980

Share

Potret dua bocah kakak beradik minta keadilan usai ibu dibunuh ayah. ((tangkapan layar/ist))

TERUSAN NUNYAI (Lampungpro.co): Dua saudara, Pandu (11) dan Salwa (9), memintabpenegakan hukum setelah ibu mereka dibunuh oleh ayah mereka yakni Rangga Prayoga. Pembunuhan itu terjadi tujuh tahun lalu. 

Pasalnya, hingga kini pelakunya masih bebas dan belum ditangkap kepolisian. Berita memilukan itu ditayangkan akun Instagram @/terang_media pada hari Minggu (23/7/2023). Dalam narasinya, akun itu menyebutkan kedua bocah tersebut harus merasakan pahitnya kehidupan sejak peristiwa tragis yang merenggut kehidupan ibu mereka.

Peristiwa tersebut bermula ketika orang tua Pandu dan Salwa bercerai dan tinggal terpisah. Namun, suatu hari, ayah mereka tiba-tiba mengunjungi rumah neneknya, atau tempat ibu mereka tinggal.

Ibu dan ayahnya bercerai. Namun, suatu hari ayahnya datang untuk menginap di rumah neneknya, di mana ia, adik dan ibunya tinggal. Alasannya kangen dan ingin sahur serta buka puasa bersama di bulan Ramadan, tulis kronologi dalam video tersebut seperti dikutip Suara.com (jaringan media media Lampungpro.co)

Dalam video itu juga diceritakan kedua anak tersebut menyaksikan ayah mereka menganiaya ibu mereka dengan senjata tajam secara brutal keesokan harinya. Serangan tersebut terjadi setelah keduanya beradu argumen.

Keesokan harinya terjadi percekcokan antara ibu dan ayahnya. Percekcokan itu berakhir kala Sang Ayah secara spontan mengambil senjata tajam di dapur dan menyerang ibu (dua bocah) itu dengan membabibuta, sambungnya.

Serangan itu menyebabkan Sang Ibu jatuh dengan luka parah dan banyak darah di beberapa bagian tubuhnya. Luka paling serius terdapat pada bagian wajah dan leher. Meskipun ibu dari Pandu dan Salwa tersebut sempat dirawat di rumah sakit, sayangnya nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Dirawat Nenek, Ayah Melarikan Diri

Setelah ibunya meninggal, Pandu dan Salwa kemudian dirawat oleh nenek mereka yang bernama Sulastri (59). Mereka harus tinggal dalam gubug kecil yang sangat memprihatinkan di Dusun Adiluhur, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah.

Sementara itu, setelah menganiaya mantan istri hingga tewas, ayah kedua anak tersebut melarikan diri. Dia kabur usai mantan istrinya dirawat selama satu minggu di rumah sakit, meninggalkan tanggung jawabnya sebagai seorang ayah.

Tujuh tahun setelah peristiwa tersebut, pelaku masih belum ditangkap oleh kepolisian dan bebas berkeliaran. Mirisnya, hingga detik ini pelaku masih bebas dan belum ditangkap. Apakah sesulit itu menemukan jejak seorang pelaku penganiayaan berat yang membuat korbannya meninggal dunia? lanjut keterangan dalam akun tersebut.

Berdasarkan informasi dari netizen, diketahui bahwa pelaku yang bernama Rangga Prayoga pernah aktif di media sosial. Bahkan, pelaku pembunuhan itu dikabarkan menikah lagi dan saat ini tinggal di di Desa Bungkang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. (***)

Editor: Amiruddin Sormin 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16560


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved