Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dua Kali Bobol Mesin ATM di Natar, Polisi Ringkus Dua Pria Asal Tanggamus Ini
Lampungpro.co, 30-Oct-2022

Febri Arianto 3061

Share

Pelaku Saat Diamankan Polisi | Ist/Lampungpro.co

NATAR (Lampungpro.co): Jajaran Polsek Natar, Lampung Selatan, menangkap dua pelaku spesialis pembobolan mesin ATM lintas kabupaten dan provinsi, Kamis (27/10/2022). Ada pun kedua pelaku berinisial WH (25) dan SPY (30) asal Bandar Negeri Semuong, Tanggamus.

Kapolsek Natar, Kompol Enrico Donald Sidauruk mengatakan, keduanya awalnya membobol ATM di Rumah Sakit Natar Medika pada Rabu (26/10/2022) siang. Keesokan harinya, keduanya kembali beraksi di toko roti di Hajimena, Natar.

"Saat membobol ATM di Rumah Sakit Natar Medika, terekam Kamera CCTV pelaku berjumlah tiga orang. Kemudian salah satu pelaku mencongkel mesin ATM, dengan menggunakan alat khusus dari besi," kata Kompol Enrico Donald Sidauruk dalam keterangannya, Minggu (30/10/2022).

Mereka awalnya mengambil uang tunai Rp2,5 juta dari mesin ATM. Akan tetapi, mesin ATM telah dibobol hingga mengalami kerusakan parah dan pihak vendor merugi Rp12,5 jutaan.

"Pada Kamis (27/10/2022) malam mereka beraksi lagi, tapi kami langsung mendapat informasi vendor bank, ada dua orang mencurigakan di ATM di Hajimena. Kami lidik dan intai pelaku, hingga akhirnya tertangkap dua orang," ujar Enrico.

Saat diinterogasi, keduanya mengakui telah membobol mesin ATM dengan cara awalnya memasukkan kartu ATM, ke dalam mesin ATM. Lalu pada saat uang akan keluar, salah satu pelaku mencongkel tempat keluarnya uang menggunakan obeng.

Setelah itu, mereka memasukkan kawat sepanjang 40 Cm sudah dimodif ke dalam ATM, sehingga uang dapat ditarik keluar tanpa mengurangi saldo ATM milik mereka. Namun saat beraksi, mereka keburu tertangkap tangan dan mengakui telah membobol ATM dengan cara serupa di Rumah Sakit Natar Medika.

"Dari hasil interogasi keduanya mengakui dalam sepekan ini, berhasil membobol ATM disejumlah daerah. Jadi mereka lima kali beraksi di Bandar Lampung, dua kali di Natar, dan sekali di Pringsewu, bahkan pernah di Pulau Jawa," jelas Enrico.

Dalam penangkapan keduanya, diamankan barang bukti berupa satu obeng, kawat sepanjang 40 Cm yang sudah di modif, dan satu kartu ATM. Ada juga topi casual, satu unit mobil Toyota Agya BE 1527 CQ, dan uang tunai Rp9,65 juta. (***)

Editor : Febri Arianto

Reporter : Hendra


Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16356


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved