Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dua Perampok Jaringan Lampung Tewas Ditembak di Bekasi
Lampungpro.co, 13-Feb-2017

Amiruddin Sormin 1007

Share

BEKASI (Lampro): Polsek Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat, menembak mati dua perampok jaringan Lampung, Minggu (12/2/2017) siang. Kedua perampok tersebut merupakan tiga dari dari lima perampok jaringan Lampung yang dicari polisi karena berbagai aksi kejahatan.

Menurut Kapolsek Medansatria Komisaris Sukadi, keduanya tewas ditembak karena melawan penyidik saat hendak ditangkap. "Kedua pelaku menembak petugas menggunakan senjata api rakitan," Sukadi. Kedua pelaku yang tewas berinisial IM (19) dan M (20). Satu pelaku ditahan ke Polsek Medansatria berinisial WS (23).

Masih menurut Sukadi, berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku dikenal sadis setiap beraksi. Pelaku tak segan melukai korbannya dengan senjata api bila korbannya melawan. "Sama petugas saja berani melepas tembakan, untung anggota berhasil menghindar," kata Sukadi.

Pembongkaran perampok jaringan Lampung ini berdasarkan informasi warga Sentra Kulinner Meli Melo Harapan Indah, Medansatria. Awalnya, warga curiga dengan para pelaku yang berkeliling menggunakan tiga motor matik. Berbekal informasi itu, penyidik bergegas ke lokasi yang dekat dengan kantor Polsek.

Rupanya para pelaku mengendus kehadiran polisi dan ambil langkah seribu. Tak mau kehilangan buruannya, polisi berteriak meminta pelaku menyerahkan diri. Namun permintaan itu malah dibalas dengan tembakan. Dar der dor antara perampok dan aparat tak terhindarkan. Peluru aparat menembus dada IM dan M.

"Kedua pelaku langsung ambruk di lokasi kejadian, sedangkan satu pelaku berhasil ditangkap. Namun dua pelaku berhasil kabur menggunakan sepeda motornya," kata Sukadi.

Dari hasil penyidikan, kata Kanit Reskrim Polsek Medansatria AKP Wahid Key, WS mengaku tengah mencari mangsa. Dia membidik beberapa sepeda motor yang diparkir di lokasi kejadian. Hingga kini, polisi masih memburu dua tersangka yang lolos. Dua jenazah pelaku, IM dan M dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Dari penyergapan itu, polisi menyita tiga pucuk senjata api rakitan jenis revolver, enam peluru kaliber 38 milimeter, lima peluru kaliber 39 milimeter, tiga set letter T, satu bilah golok, obeng dan kunci L. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Seleksi atau Seleksi Rasa Koneksi? Menguji Akal...

Di negeri ini, lolos seleksi bukan selalu soal siapa...

106


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved