Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Dua Tewas, Keributan Warga Bumi Aji dan Bumi Ilir Lampung Tengah Dipicu Rebutan Tanah
Lampungpro.co, 14-Jan-2021

Febri 3753

Share

Suasana Pasca Keributan | Lampungpro.co

LAMPUNG TENGAH (Lampungpro.co): Polres Lampung Tengah membenarkan kejadian keributan antar warga Desa Bumi Aji dan warga Bumi Ilir, Kecamatan Anak Tuha, Lampung Tengah terjadi katena saling klaim lahan tanah di wilayah tersebut. Dari kejadian ini, menyebabkan dua warga Bumi Aji dan Haji Pemanggilan tewas.

"Iya benar, dugaan awal yang memicu pertikaian di Anak Tuha ini dikarenakan perbuatan dan klaim lahan antara dua warga yang bertikai. Pasca pertikaian ini, sudah kami terjunkan personil gabungan, untuk mengamankan lokasi," kata Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Kamis (14/1/2021) malam.


BACA JUGA :Warga Bumi Aji dan Bumi Ilir Lampung Tengah Ribut, Dua Tewas dan Satu Kritis

Untuk mengamankan dan keributan susulan, Polres Lampung Tengah menerjunkan Satuan Dalmas, Reserse Kriminal, Sabhara, dan dibantu aparat TNI ke lokasi. Meski sempat tejadi perkumpulan massa di kedua kampung, namun saat ini situasi berangsur-angsur aman dan kondusif.

"Seluruh satuan langsung kami terjunkan ke lokasi, untuk melakukan pengamanan. Saat ini kondisinya di tempat kejadian, sudah berangsur-angsur kondusif dan aman dan kondusif," ujar AKBP Popon Ardianto Sunggoro.

Personil gabungan juga sudah melakukan koordinasi, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan pemuda di lokasi kejadian. Dalam hal ini, tim gabungan meminta agar para tokoh masyarakat setempat, untuk membantu menenangkan suasana.

Dari pantauan Lampungpro.co di lokasi, situasi di Kampung Haji Pemanggilan dan Bumi Aji tampak lengang dan kondusif. Sejumlah aparat kepolisian dan TNI tampak masih berjaga di kedua kampung dan perbatasan dengan kampung lainnya.

Sebelumnya diberitakan, dari kejadian ini dua warga Bumi Aji inisial AR (50) dan warga Haji Pemanggilan inisial (ER) meninggal dunia karena tertembak senjata api rakitan dan sabetan senjata tajam.

Dari keterangan warga sekitar, peristiwa tersebut terjadi karena persoalan rebutan tanah milik warga Bumi Ilir akan dikuasai oleh warga Bumi Aji. Awalnya kedua korban ini, sudah janjian untuk melakukan perkelahian di depan BPTP depan gerbang sekolah unggulan. (HERY/PRO3)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16667


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved