BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Beberapa penerbangan yang melintasi jalur udara Gunung Anak Krakatau (GAK) Lampung Selatan ditutup dan dialihkan oleh Airnav Indonesia. Hal ini berdasarkan surat resmi dari Airnav Indonesia bernomor A5411/18, dengan perihal penutupan rute. Penutupan dan pengalihan rute terdampak Volcano ASH Krakatau.
"Sementara beberapa rute jalur penerbangan ditutup karena dampak penyebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan dialihkan ke rute jalur penerbangan lainnya," ujar BMKG Lampung, seperti dikutip dari instagram @Infocuacalampung, Senin (24/12/2018).
Nanda (24), pekerja asal Jakarta yang sedang berlibur di Lampung mengaku kebingungan setelah mendapat informasi penutupan Bandara Radin Inten II. Ia berangkat ke Lampung awalnya menggunakan jalur darat. Namun, setelah peristiwa tsunami di Selat Sunda ia takut memilih jalur darat.
"Was-was kalau lewat darat dapat kabar dari teman yang naik kapal ombak nya besar. Saya sudah pesan tiket pesawat Selasa (25/12/2018) besok, tapi dapat informasi penutupan Bandara jadi bingung. Harus bagaimana lagi, saya nunggu kabar resmi saja," ujar dia, kepada Lampungpro.com, Senin (24/12/2018). (**/PRO4)
Berikan Komentar
Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.
1704
Bandar Lampung
2066
Bandar Lampung
613
Bandar Lampung
699
238
29-Apr-2026
256
29-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia