Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Hutan Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur, Tubuhnya Membusuk
Lampungpro.co, 16-Aug-2023

Amiruddin Sormin 3156

Share

Gajah Sumatera mati di di hutan Way Kambas Lampung. SUARA.COM

LABUHAN RATU (Lampungpro.co): Seekor gajah Sumatera liar ditemukan tewas di hutan Taman Nasional Way Kambas, wilayah Seksi I, Resort Rawa Bunder. Gajah itu pertama kali ditemukan anggota Polisi Kehutanan (POlhut) saat patroli, Selasa (15/8/2023) sore.

Kepala Balai TNWK Kuswandono membenarkan penemuan gajah liar yang tewas di dalam hutan. Namun dia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena masih harus menunggu hasil penyelidikan  polisi."Kita tunggu informasi dari Polres dulu yang terkait pemberitaan," kata Kuswandono. kepada Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), Rabu (16/8/2023).

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur Iptu Johannes saat dimintai keterangan terkait penemuan gajah liar yang tewas di dalam hutan Way Kambas, mengatakan masih dilakukan penyelidikan. "Penyebabnya kami belum bisa kasih keterangan. Mati karena diburu atau mati karena penyakit atau mati karena usia," ujar Johannes.

Namun saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi menemukan luka membulat pada bagian perut kanan dengan diameter 6 cm yang sudah mengalami pembusukan. Selain itu, ditemukan luka membulat di bagian belakang leher dengan diameter 4 cm. "Entah luka membulat itu akibat peluru atau apa kami tidak bisa mengandai andai, harus menunggu hasil autopsi lebih dulu," kata Johannes.

Fakta lain di lapangan terkait kondisi bangkai gajah ialah susunan gigi panjang 17 cm dan bagian atas bawah masih utuh. Pada bagian tengkorak kepala sudah tidak ada gading yang melekat lebar diameter pangkal gading 4 cm.

Pihak dokter sudah melakukan pengambilan sampel pada bagian kulit yang terdapat luka membulat untuk dilakukan uji laboratorium oleh dokter forensik satwa liar. Selain itu, dilakukan pengambilan sampel tulang untuk mengetahui umur, dan jenis kelamin satwa yang meninggal di kawasan hutan tersebut.

Semua itu ada kaitannya untuk membuktikan penyebab kematian gajah liar itu. "Untuk jenis kelamin belum bisa diketahui secara pasti, karena sudah membusuk dan kondisi fisik benar benar rusak diperkirakan lebih dari 7 hari kematian tersebut" ujarnya. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Kontributor: Agus Susanto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

15710


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved