Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Gubernur Lampung Dorong Penanganan Cepat Jalan Rusak di Metro dan Lampung Tengah
Lampungpro.co, 24-Feb-2026

Febri 387

Share

Gubernur Lampung Saat Meninjau Perbaikan Jalan Provinsi di Metro dan Lampung Tengah | Lampungpro.co/Dok Kominfo

METRO (Lampungpro.co): Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meninjau penanganan reaksi cepat perbaikan ruas jalan provinsi di Metro dan Lampung Tengah, Senin (23/2/2026).

Peninjauan tersebut, dilakukan bersama Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung M. Taufiqullah, untuk memastikan kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik Lebaran Idulfitri 2026.

Salah satu titik yang ditinjau yakni Jalan Pattimura di Metro Utara. Ruas ini, merupakan jalur penghubung strategis antara Metro, Lampung Timur, dan Lampung Tengah.

Selain itu, Gubernur Lampung juga meninjau ruas Jalan Merapi di Desa Nambah Dadi, Terbanggi Besar, Lampung Tengah. Kedua ruas tersebut, menjadi prioritas penanganan cepat, karena mengalami kerusakan yang berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, perbaikan yang dilakukan saat ini bersifat sementara, dengan fokusnya penebalan badan jalan dan penutupan lubang, agar perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran Idulfitri bisa lebih aman dan nyaman.

"Ini sementara kami tutup lubang-lubangnya, supaya Lebaran Idulfitri nanti bisa nyaman jalannya. Perbaikan permanen akan dimulai setelah Lebaran Idulfitri," kata Rahmat Mirzani Djausal.

Untuk di Jalan Pattimura sendiri, nantinya akan dilakukan pembangunan permanen menggunakan konstruksi rigid beton sepanjang sekitar 1 Km di sisi kanan dan kiri jalan. Anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp10 miliar, dan sudah termasuk pembenahan saluran irigasi atau drainase di sepanjang ruas tersebut.

Menurut Gubernur Lampung, kerusakan berulang di Jalan Pattimura dalam tiga tahun terakhir ini, tidak lepas dari persoalan drainase. Ia menemukan banyak saluran air yang tertutup dan tidak dibersihkan, sehingga menyebabkan genangan dan mempercepat kerusakan badan jalan.

Gubernur menekankan kualitas drainase sangat berpengaruh terhadap ketahanan jalan. Ia mencontohkan, pada titik yang salurannya terbuka dan mengalir baik, kondisi jalan relatif lebih terjaga.

Oleh karena itu, ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Metro di bawah kepemimpinan Wali Kota Bambang Iman Santoso, untuk ikut mengawal perawatan drainase.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan masyarakat, maka diharapkan bisa menjadi kunci agar perbaikan jalan tidak kembali sia-sia.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyatakan komitmennya untuk segera membenahi saluran air, khususnya pada titik-titik yang belum tersentuh perbaikan provinsi.

Ia juga membuka kemungkinan penertiban atau pembongkaran bangunan yang menutup saluran air apabila diperlukan. Namunnlangkah tersebut akan dilakukan secara persuasif, dengan melibatkan masyarakat.

Selain faktor drainase, Gubernur Lampung juga menyoroti tingginya lalu lintas kendaraan berat di jalur tersebut. Jalan Pattimura disebut menjadi jalur lintas utama, termasuk dilalui kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) pada malam hari.

Ia meminta pengawasan terhadap kendaraan berat bisa lebih diperketat, karena kapasitas jalan dalam kota memiliki batas daya dukung tertentu. Jika tidak dikendalikan, maka beban berlebih berisiko mempercepat kerusakan jalan meski sudah diperbaiki.

Penanganan cepat ini, merupakan bagian dari langkah antisipatif Pemprov Lampung menjelang arus mudik 2026. Berdasarkan data Dinas Perhubungan Lampung pada periode Lebaran Idulfitri tahun sebelumnya, pergerakan kendaraan di sejumlah jalur penghubung kabupaten/kota meningkat signifikan, terutama pada H-7 hingga H+3 Lebaran.

Dengan perbaikan sementara sebelum Lebaran dan pembangunan permanen pasca Lebaran Idulfitri, pemerintah berharap tingkat kecelakaan akibat jalan rusak dapat ditekan. Selain meningkatkan keselamatan, kelancaran distribusi barang dan mobilitas warga juga diharapkan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui pendekatan terpadu antara perbaikan konstruksi, pembenahan drainase, dan pengendalian kendaraan berat, Pemprov Lampung menargetkan kualitas jalan provinsi semakin meningkat dan mampu mendukung konektivitas antar wilayah secara berkelanjutan. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved