LAMPUNG SELATAN (Lampungpro.com): Aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga kini masih terpantau waspada. Gunung yang berada di Selat Sunda ini masih mengeluarkan letusa pada kawah gunung. Pada kawah gunung juga keluar asap hitam yang menyerupai awan.
Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargo Pancuran Rajabasa, Andi Suardi mengatakan, secara visual tampak ada asap kawah bertekanan lemah hingga sedang. Asap ini berwarna hitam dengan intensitas tebal dan memiliki ketinggian hingga 600 meter di atas puncak kawah.
Pantauan CCTV pada malam hari, tampak sinar api dan material pijar pada kawah gunung. Suara dentuman dan getaran juga terasa hingga pos pantau. "Dentumannya terasa sampai sini," kata Andi saat dihubungi Lampungpro.com melalui sambungan telepon, Rabu (8/8/2018) pagi.
Kegempaan yang diakibatkan dentuman masih dalam gempa tremor terus menerus 3-45 milimeter. Gempa tremor dominan pada 45 milimeter. "Statusnya hingga saat ini masih waspada level II," kata dia.
Masyarakat setempat dan pengunjung dilarang untuk mendekati puncak gunung hingga radius 2 kilometer. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan status Gunung Anak Krakatau. (SYAHREZA/PRO3)
Berikan Komentar
Penyatuan status guru dalam satu sistem yang jelas, yakni...
554
Olahraga
396
Bandar Lampung
480
Olahraga
499
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia