BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Sebanyak 19 kloter jamaah haji asal Lampung dijadwalkan tiba di Bandar Lampung pada akhir Agustus 2018. Proses pemulangan akan dibagi dua tahap, tahap I pada 3 Agustus-8 September 2018 dengan jumlah 9 kloter. Tahap II pada 10-24 September 2018 dengan pemulangan 10 kloter.
Dari total 7.134 jamaah haji, hanya akan dipulangkan 7.130 orang. Hal ini dikarenakan empat orang meninggal dunia di Arab Saudi. Jamaah yang meninggal ialah Supiah Ngadimam jamaah kloter 11/JKG asal Lampung Tengah yang meninggal karena sakit jantung.
Jamaah lain ialah Saripah Masrip Abdul (83) dari kloter 46/JKG asal Pesisir Barat meninggal karena serangan jantung, Sri Jumani Sumardi (60) (Tulangbawang, kloter 33/JKG) dan Maseron Binti Julian Basir (Bandar Lampung, kloter 46/JKG) dikarenakan terlalu lelah.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Heri Suliyanto mengatakan, jamaah akan dipulangkan menggunakan maskapai Sriwijaya Airlines. Para jamaah akan masuk ke asrama haji untuk dilepas pulang menuju kabupaten masing-masing. "Saya harap panitia PPIH Embarkasi Antara Lampung bekerjasama dengan baik," kata Heri.
Proses pemberangkatan haji yang baik, bahkan mendapat penghargaan sebagai bandara perantara terbaik se-Indonesia, tidak ingin dilewatkan begitu saja. Heri ingin proses pemulangan jamaah haji juga sukses, tertib dan lancar. "Berangkat sudah baik, pulang juga harus baik," kata dia. (SYAHREZA/PRO3)
Berikan Komentar
Penyatuan status guru dalam satu sistem yang jelas, yakni...
704
Bandar Lampung
422
Olahraga
546
Bandar Lampung
624
351
17-Apr-2026
388
17-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia