Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Harga Gabah Rp6.500 Perkilo, Pemprov Lampung Maksimalkan Serapan Hasil Panen Raya Petani di Lampung
Lampungpro.co, 18-Feb-2025

Febri 166

Share

Perpadi Lampung dan Polda Lampung Saat Sepakati Serapan Gabah di Lampung | Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bersama stakeholder terkait di Lampung, sudah siap untuk menyerap hasil panen petani secara maksimal pada periode panen raya di awal 2025.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung, Bani Ispriyanto mengatakan, saat ini ada perubahan harga pembelian pemerintah (HPP) yakni Rp6.500 perkilogram. Sementara beberapa pekan lalu, harga gabah kering panen Rp6.300 perkilogram.

"Untuk itu, Pemprov sudah berkoordinasi dengan Bulog serta Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) untuk melakukan penyerapan panen petani," kata Bani Ispariyanto dilansir Suara.com (jaringan media Lampungpro.co), Selasa (18/2/2025).

Menurutnya, pemerintah daerah, Bulog dan Perpadi telah bersepakat untuk melakukan penyerapan maksimal pada panen di Februari 2025 ini, untuk meningkatkan ketersediaan pasokan beras di daerah.

"Visinya sudah disepakati, kita akan menyelamatkan panen di Februari 2025 ini, kemudian menjelang panen raya di Maret-April 2025, Bulog sudah mulai bergerak ke berbagai lokasi untuk melakukan penyerapan gabah dan beras petani," ujar Bani Ispriyanto.

Selain kesiapan menyerap panen petani dengan maksimal, Bani juga menyebut, pihaknya akan melakukan pemantauan harga gabah kering panen maupun beras tingkat petani secara berkala.

"Kami setiap hari melakukan pemantauan harga di 15 kabupaten/kota setiap hari, kalau ada wilayah yang gabah kering panen harganya di bawah standar HPP, maka kami akan minta Bulog untuk melakukan penyerapan dan mereka siap melakukan itu," sebut Bani Ispriyanto.

Bani menambahkan, dengan adanya koordinasi serta kerjasama antara pemerintah daerah, Bulog dan Perpadi, maka penyerapan beras serta gabah panen petani di Lampung tidak ada kendala. serta penyerapan sudah sesuai dengan HPP yakni Rp6.500 perkilogram.

"Apabila nanti ada swasta yang mau menyerap panen petani silahkan saja, tapi dengan harga minimal sesuai HPP tanpa rafaksi harus semua diterima, kalau mau di atas HPP pun dipersilahkan. Sejak kemarin, Bulog sudah ke Tanggamus, Pringsewu, dan Pesawaran untuk menyerap," tambah Bani.

Bani melanjutkan, pemerintah daerah dengan Bulog pun siap mengisi gudang-gudang dengan panen petani. Kemudian Bulog pun siap menyewa resi gudang agar tidak ada masalah penyerapan panen petani. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

383


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved