NEW YORK (Lampro): Harga minyak dunia berakhir lebih rendah pada Jumat (27/1/2017) (Sabtu pagi WIB), setelah data menunjukkan pengeboran minyak di Amerika Serikat terus pulih dan diikuti peningkatan produksi.
Jumlah rig AS yang diklasifikasikan sebagai pengeboran minyak naik 15 rig menjadi 566 rig pada minggu ini. Hal itu tertinggi sejak November 2015, menurut data yang dirilis perusahaan jasa ladang minyak Baker Hughes pada Jumat (27/1/2017).
Para analis mengatakan ada spekulasi luas bahwa pemulihan pengeboran akan mendorong produksi minyak mentah AS naik. Di mana, pada gilirannya akan mengimbangi pemotongan produksi yang dilakukan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen utama lainnya.
Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret, turun 0,61 dolar AS menjadi menetap di 53,17 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret turun 0,72 dolar AS menjadi ditutup pada 55,52 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, demikian laporan Xinhua, dirilis Antara. (*)
Berikan Komentar
Bandar Lampung
449
Olahraga
462
182
17-Apr-2026
362
17-Apr-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia