Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Hari Pers Nasional 2024, PWI Ajak Pelihara dan Lestarikan Mangrove sebagai Kekayaan Indonesia
Lampungpro.co, 18-Feb-2024

Amiruddin Sormin 157

Share

Ketua Umum PWI Hendry CH Bangun (kanan) bersama Menteri LHK Siti Nurbaya saat penanaman mangrove di Angke Jakarta Utara. LAMPUNGPRO.CO

JAKARTA (Lampungpr.co): Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menanam mangrove bersama di Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk Jakarta, Sabtu (17/2/2024). Penanaman mangrove ini merupakan rangkaian peringati Hari Pers Nasional (HPN) 2024, di Jakarta pada 17-20 Februari 2024 dengan tema "Mengawal transisi kepemimpinan nasional dan merawat keutuhan bangsa'.

Pada kegiatan tahunan terbesar dan bergengsi seluruh komponen pers Indonesia, sekaligus ajang silaturahim dan penyatuan pemikiran untuk kemajuan pers khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya, Menteri LHK Siti Nurbaya memberikan fasilitasi kepada PWI menanam mangrove bersama.

Bersama Ketua Umum PWI Pusat, Hendry CH Bangun; Ketua Dewan Penasihat PWI H Ilham Bintang Pusat; Sekjen PWI Pusat Sayid Iskandarsyah dan jajaran PWI Daerah berjumlah sekitar 75 orang, Menteri LHK Siti Nurbaya menanam mangrove di area TWA Angke Kapuk yang merupakan kawasan konservasi alam sekaligus pariwisata alam di bawah kelola Balai Konservasi DKI Jakarta KLHK, seluas 99,82 hektare utara Jakarta yang masuk wilayah Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara.

Menteri LHK menyatakan terima kasih kepada insan pers memiliki rasa kasih yang kuat terhadap alam khususnya mangrove. Di antaranya dapat memberikan perbandingan dengan keindahan alam mangrove di negara-negara lain dan itu sangat membanggakan.

"Menanam mangrove kali ini karena kita tahu bersama mangrove Indonesia merupakan mangrove terluas di dunia yang mencakup sekitar 23% dari keseluruhan luasan mangrove dunia," ujar Menteri Siti.

Kementerian LHK disebut Menteri Siti bertahun-tahun berkolaborasi dengan insan pers dalam mempublikasikan l penanaman pohon dalam peringatan Hari Pers Nasional, seperti di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara dan kini di TWA Angke. "Pers itu sangat penting bukan hanya untuk pemerintah tapi untuk kehidupan Secara teori menurut Friedman peran pers antara lain sebagai story teller; social control dan event shape. Tiga hal tersebut yang bisa memberikan pengaruh terhadap apa yang bisa dan akan terjadi dalam suatu negara. Jadi peran pers sangat-sangat penting," tutur Menteri Siti.

Menteri Siti juga mengingatkan jajarannya yang merupakan birokrat KLHK terus menjalin hubungan baik dengan insan pers. "Kenapa harus bersama pers, karena birokrasi harus akuntabel jadi harus dikontrol salah satunya oleh pers," imbuhnya.

Dia pun mengungkap, bagi Kementerian LHK, peran jurnalis adalah penasihat. Bukan hanya sekedar penyebar berita, tapi jauh di atas itu. Dengan posisi itu penyusunan kebijakan publik menjadi lebih berkualitas karena adanya pers, kebutuhan publik dapat diketahui dengan lebih baik.

1 2

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Ada Empat Polisi Jujur di Indonesia, Satu...

Jujur, kita memerlukan banyak polisi jujur seperti Aiptu Supriyanto....

530


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved