Undian tersebut melibatkan tim-tim dari tiga kasta tertinggi Liga Indonesia dan dihadiri petinggi PSSI seperti, Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, dan perwakilan sponsor. "Besok (Minggu 11/11/2018) kami akan merilis jadwal 64 besar Piala Indonesia, ini harus dikomunikasikan dengan yang lain termasuk klub. Kami harap pertengahan November bisa dimulai," ujar Joko Driyono.
Jokdri sapaan akrabnya menilai Piala Indonesia sebagai turnamen yang menarik. Pasalnya setiap tim berkesempatan untuk bertanding dengan kelas klub yang berbeda. "Bertanding antar kasta seperti ini menjadi kemewahan dalam turnamen ini dan jadi tantangan tersendiri. Kita tahu Liga 1 menyisakan empat atau lima pertandingan, PSSI ingin buat jadwal Liga 1 agar satu pertandingan di November atau Desember bisa disinkronkan dengan Piala Indonesia," Kata dia.
Rencananya, seluruh pertandingan Piala Indonesia akan disiarkan secara langsung oleh media partner. Ia berharap faktor keamanan harus menjadi prioritas dalam memuluskan kompetisi. "Perhatian berikutnya tentu karena animo Piala Indonesia sangat tinggi seperi Bogor FC lawan Persija, harus diperhatikan PSSI dan klub peserta," ujar dia.
Lebih lanjut, Jokdri berharap Piala Indonesia selesai pada Maret 2019. "Mekanismenya bisa single match atau home-away, juara Piala Indonesia ini sekarang diproposalkan PSSI untuk ambil slot di Piala AFC pada kompetisi berikutnya. Kami mencoba gelar event ini dari waktu yang tersedia dengan pelaksanaan yang ideal. PSSI memiliki jadwal yang harus disesuaikan agar jadwal 64 besar tidak berubah," kata dia.(**/PRO4)
Berikut ini hasil undian 64 besar Piala Indonesia
NP 01: PES Pessel vs Keluarga Usu Medan
NP 02: Nabil FC vs Semen Padang
NP 03: Kepri Jaya 757 vs PSMS Medan
NP 04: PSBL Langsa vs Aceh United
NP 05: Persimura vs Sriwijaya FC
NP 06: PS Belitung Timur vs Cilegon United
NP 07: PS Benteng vs Bhayangkara FC
NP 08: Lampung Sakti vs Persita Tangerang
NP 09: Bintang Kranggan FC vs Persibat Batang
NP 10: Bogor FC vs Persija Jakarta
NP 11: Persibas Banyumas vs Persiwa Wamena
NP 12: PSCS Cilacap vs Persib Bandung
NP 13: PSIP Pemalang vs Persik Kendal
NP 14: Persijap Jepara vs PSIS Semarang
NP 15: Persibara Banjarnegara vs PSS Sleman
NP 16: PS Tira vs PSIM Yogyakarta
NP 17: Persinga Ngawi vs Persegres Gresik
NP 18: Perssu Sumenep vs Blitar United
NP 19: Persekam Metro FC vs Arema FC
NP 20: Madura FC vs Madura United
NP 21: Persekabpas Pasuruan vs Bali United
NP 22: PSKT Sumbawa Barat vs Persebaya Surabaya
NP 23: Persekaba Bali vs Persela Lamongan
NP 24: PSMP Mojokerto vs Semeru FC
NP 25: Persiba Balikpapan vs Mitra Kukar
NP 26: Persbul Buol vs Barito Putera
NP 27: Perseban Banjarmasin vs Kalteng Putra
NP 28: Martapura FC vs Borneo FC
NP 29: Persewar Waropen vs Perseru Serui
NP 30: Persiter Ternate vs PSM Makassar
NP 31: Pelauw Putra vs Persipura Jayapura
NP 32: Persipal Palu vs Persidago Gorontalo
Berikan Komentar
Saya yakin kekalahan Arinal bersama 10 bupati/walikota di Lampung...
1748
Lampung Selatan
21872
Humaniora
2932
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia