Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

KONI Lampung Bakal Kembangkan Lahan Kosong RRI di Sukarame Jadi Fasilitas Olahraga Indoor
Lampungpro.co, 02-Feb-2026

Febri 233

Share

KONI Lampung Saat Meninjau Lahan di RRI Sukarame | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Pengurus KONI Lampung meninjau lahan milik LPP RRI Lampung, yang berada di Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, Senin (2/2/2026).

Kunjungan tersebut, dipimpin Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat, didampingi Wakil Ketua Umum IV KONI Lampung A. Chrisna Putra.

Peninjauan lahan tersebut, dilakukan untuk melihat langsung potensi pemanfaatan lahan sebagai sarana olahraga yang mampu menunjang prestasi, sekaligus bernilai ekonomis.

Ketua Umum KONI Lampung, Taufik Hidayat mengatakan, pihaknya telah beberapa kali melakukan komunikasi dan kunjungan ke RRI Lampung. Dalam peninjauan kali ini, KONI fokus menentukan cabang olahraga yang paling tepat dikembangkan di lokasi tersebut.

"Ada dua pertimbangan utama, yakni mendukung pembinaan prestasi olahraga dan memberikan pemasukan atau revenue bagi pemilik lahan," kata Taufik Hidayat.

Menurutnya, dibandingkan dengan kawasan Taman Kehati yang diarahkan untuk olahraga terbuka berbasis konservasi, lahan RRI di Sukarame lebih cocok dikembangkan sebagai fasilitas olahraga indoor.

"Faktor akses yang mudah dan lokasi strategis, menjadi keunggulan utama lahan tersebut. Beberapa cabang olahraga yang dinilai potensial, seperti padel, senam, hingga mini soccer, jadi tidak menutup kemungkinan untuk edukasi anak yang bisa dikombinasikan dalam satu kawasan, selain itu lahan tersebut dekat dengan KONI," ujar Taufik Hidayat.

Sementara itu, Kepala LPP RRI Bandar Lampung, Budi Suwarno mengungkapkan, RRI memiliki kepentingan untuk mengoptimalkan aset lahan, yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Olahraga padel ini memiliki potensi ekonomi yang cukup tinggi, dan saat ini sedang diminati masyarakat Lampung, sehingga dinilai cocok dikembangkan di lahan tersebut," ungkap Budi Suwarno.

Selain padel dan mini soccer, Budi juga menyebut panjat tebing sempat menjadi opsi lain. Namun dari sisi nilai ekonomis, saat ini masih belum sekuat cabang olahraga lainnya.

Budi berharap, KONI Lampung dapat menjembatani RRI dengan para pengusaha olahraga agar lahan tersebut, agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan demikian, tidak hanya untuk kepentingan bisnis, tapi juga pengembangan olahraga dan fungsi RRI sebagai lembaga penyiaran publik yang memberi manfaat bagi negara dan masyarakat. (***)

Editor : Febri Arianto

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Kirim Rilis, Minta Gratis

Menghargai media berarti ikut menjaga ruang informasi publik agar...

1170


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved