Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

HET Dicabut, Warga Bandar Lampung Masih Sulit Dapat Minyak Goreng Kemasan di Minimarket
Lampungpro.co, 18-Mar-2022

Amiruddin Sormin 1174

Share

Rak minyak goreng kosong di Indomaret Cut Mutia, Bandar Lampung, Jumat (18/3/2022). LAMPUNGPRO.CO/SANDY

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Sejak pemerintah mencabut penetapan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng kemasan yang semula Rp14.000 per liter, warga Bandar Lampung hingga Jumat (18/3/2022), masih sulit mendapatkannya di minimarket. Distribusi belum merata, sehingga tak semua di minimarket ada minyak goreng. 


Pantauan Lampungpro.co di minimarket Indomaret Cut Mutia stok minyak goreng kosong. Minimarket ini hanya mendapat lima karton berisi 60 kemasan. "Kemarin datang langsung diborong yang seliterny Rp20 ribu," kata Rahmat pramuniaga  Indomaret Cut Mutia.

Dia mengatakan biasanya mendapatkan jatah minyak goreng lima hingga enam karton per hari. "Sekarang stok kita kosong belum dateng lagi, kemungkinan sore atau besok pagi baru ada lagi," ucapnya. 

Di Indomaret Wolter Monginsidi masih tersisa minyak goreng dengan merek Fitri, sedangkan yang lain kosong. Menurut Yudi, pramuniaga Indomaret stok minyak goreng hanya tinggal yang di rak. "Merek lain masih kosong. Masih agak susah minyak gorengnya sekarang walaupun naik harganya," ujarnya.

Pemandangan rak kosong juga tampak di Indomaret Jalan Pramuka, Rajabasa. Di sini harga minyak goreng Tropical dibanderol Rp51.800 per 2 liter. Namun pramuniaga Indomeret mengatakan sejak HET minyak goreng dicabut, belum pernah ada kiriman.

Demikian juga di minimarke Alfamart yang bersebelahan dengan Indomaret ini. Menurut pramuniaga Alfamart, minyak goreng kosong sejak sepekan terakhir. "Belum tahu kapan ada pengiriman lagi," kata dia.

Biasanya di minimarket yang bergandengan ini setiap sore antri warga yang umumnya kaum ibu untuk mendapatkan minyak goreng bersubsidi seharga Rp14.000 per liter. Kerumunan pembeli biasanya terjadi saat truk pengirim barang tiba. Begitu tiba, minyak langsung habis diserbu warga.

Di warung tradisional, penjualan minyak goreng kemasan yang kosong sejak sebulan terakhir mulai tampak lagi. Di warung Barokah Mampir di Jalan Kavling Raya, Pramuka, Rajabasa, tampak minyak goreng merek Domus dihargai Rp22 ribu untuk 1 liter. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Laporan: Sandy

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16446


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved