Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Indonesia Penghasil Kopi Terbesar Keempat Dunia, Erick Thohir Perkenalkan Program Makmur Kopi
Lampungpro.co, 07-May-2023

Amiruddin Sormin 6268

Share

Petani kopi Lampung Barat. LAMPUNGPRO.CO

Jadi adalah penting bagi kita semua untuk tahu persis sebenarnya nilai tambah kopi itu ada di fase mana. Dan berapa besar nilai tambahnya, lalu ke mana kita harus fokuskan energi kita untuk meningkatkan nilai tambah kopi kita, ujarnya menegaskan.

 

Oleh sebab itu, menurutnya penting agar kopi dari Indonesia dijual dalam bentuk cup yang di-branding dari Tanah Air. Jangan sampai kopi dari Indonesia, ketika masuk ke pasar global di-branding dengan brand luar. Ini tantangan sekaligus masalah yang harus kita jawab bersama, karena itu perlu kita sepakati visi kopi Indonesia ke depan. Visinya adalah Menjual Kopi Dengan Nilai Tambah yang Maksimal. Visinya itu! dan sudah barang tentu dijual secara global, ujarnya menegaskan.

 

Untuk mendukung aspirasi tersebut, BRI pun turut mendorong kebutuhan industrialisasi produk pangan tersebut. Sunarso pun menjelaskan bahwa pihaknya sudah memetakan strateginya.  Pertama, dari sisi on farm atau di ladang yang dibutuhkan mulai dari analisis tanah, rekomendasi dan penyediaan pupuk, benih hingga pestisida. Atau bahkan jika perlu bebas dari pestisida menjadi kopi organik.

 

Kedua, butuh teknologi untuk mekanisasi pertanian. Tentunya dengan pendampingan agronomis dan budidaya. Ketiga, begitu panen masuk fase off-farm maka harus ada pengolahan pasca panen, pemberian modal kerja seperti KUR, distributor financing, kemudian menyediakan off taker, kemudian capacity building dan workshop.

1 2 3 4

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16538


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved