Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Ini Penyebab Gempa Mangitudo 6,8 di Sulawesi Tengah
Lampungpro.co, 13-Apr-2019

Erzal Syahreza 652

Share

Gempa di Sulteng

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 terjadi di Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (12/4/2019) pukul 18.40 WIB. Gempa susulan juga terjadi pukul 19:03 WIB dengan manitudo 5,0.

Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kasbani mengatakan, gempa di Sulteng disebabkan oleh aktivitas sesar di di daerah tersebut. "Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas sesar di daerah tersebut, kata Kasbani dalam keterangan tertulis.

Menurut Kasbani, kondisi geologi daerah terdekat pusat gempa bumi adalah wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa bumi. Tersusun oleh batuan sedimen dan batuan malihan (batuan metamorf) berumur Pra Tersier yang membentuk lajur sesar dengan lereng curam dan kebanyakan lapuk. Batuan yang lapuk, urai, lepas, dan belum kompak (unconsolidated) dapat bersifat memperkuat guncangan gempa bumi.

Ia menyebutkan, dampak gempa dirasakan di Sumalata dengan intensitas III MMI, Manado II MMI, Gorontalo II - III MMI, Kotamubagu III MMI, Poso, Morowali, Banggai dan Palu IV MMI, Kolaka Utara dan Toli-toli III-IV MMI, Kendari II-III MMI, Manado, Pinrang, Konawe dan Makassar II MMI. Pos Pengamatan G. Colo, G. Lokon Mahawu, G. Ambang, dan G. Soputan melaporkan dg Intensitas III MMI.

PVMBG Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Serta tetap waspada dengan kejadian gempa bumi susulan, yang diperkirakan berkekuatan lebih kecil.

Sebelumnya, gempa di Sulteng sempat dinyatakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berpotensi terjadi tsunami. Namun, peringatan dini tsunami itu kini telah dicabut. "Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa magnitudo 6,9 SR, tanggal 12 April 2019 pukul 18.40 WIB, dinyatakan telah berakhir," tulis BMKG, Jumat (12/4/2019).

Sebelumnya BMKG menjelaskan, peringatan dini tsunami itu dikeluarkan usai gempa dengan magnitudo 6,9 mengguncang Sulteng pada pukul 18.40 WIB. Titik koordinat gempa berada di 1,90 Lintang Selatan, 122,54 Bujur Timur. Kedalaman gempa tercatat 10 kilometer. (***/PRO3)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Menata Ulang Nasib Guru di Daerah: Menghapus...

Penyatuan status guru dalam satu sistem yang jelas, yakni...

765


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved