Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Jenazah Wanita Tanpa Identitas di RSUD Tanggamus Ternyata Warga Pringsewu
Lampungpro.co, 24-Apr-2019

Amiruddin Sormin 1554

Share

KOTA AGUNG (Lampungpro.com): Jenazah wanita tanpa identitas yang wafat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Batin Mangunang, Kota Agung, Tanggamus, Senin (15/4/2019), ternyata warga Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Pringsewu. Almarhumah merupakan istri Mei Irawan (36), dari pernikahan kedua.

Menurut Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, berdasarkan identifikasi diketahui identitas mayat tersebut bernama Devi Mufiatuljanah (27), namun kini berdomisili di Desa Pematang Pasir Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan. Sebelumnya pasien diantar dari Puskesmas Way Nipah, Kecamatan Pematang Sawa, dalam kondisi tak sadarkan diri. Beberapa jam dalam perawatan, pihak RSUD menyatakan pasien meninggal dunia sekitar pukul 23.30 WIB.

Berdasarkan informasi tersebut, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanggamus kemudian menerjunkan Tim Inafis guna menyelidiki identitas pasien tersebut. "Jenazah tanpa identitas berjenis kelamin perempuan di RSUD Kota Agung rujukan Puskesmas Pematang Sawa, berhasil kami identifikasi dan diambil suaminya, kemudian dimakamkan di TPU Pekon Podomoro Kecamatan Pringsewu," kata AKP Edi Qorinas mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Rabu (24/4/19) pagi.

Almarhumah dikaruniai seorang putri berusia 10 tahun. Berdasarkan keterangan suaminya, Almarhumah pergi meninggalkan rumah sekitar sembilan tahun lalu. Kemudian suami korban pindah domisili ke Kalianda hingga menetap di sana bersama putrinya. "Pengungkapan tersebut berdasarkan koordinasi Babinkamtibmas Pekon Podomoro dan Kakon setempat sehingga suaminya dapat teridentifikasi," jelas Edi Qorinas.

Dari hasil pemeriksaan visum dan inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Almarhumah meninggal karena sakit dan keluarganya menerima kematian almarhumah dengan ikhlas dan tidak menuntut apa pun.

Terkait hal ini, Kepala Pekon Podomoro, Hendri Sutarwan, membenarkan jenazah tersebut merupakan istri Mei Irawan yang sebelumnya Mei Irawan berdomisili di Pekon Podomoro. Menurut dia, orang tua almarhumah sebelumnya berasal dari Muara Dua, Sumatera Selatan. Namun kemudian juga pindah Domisili di Way Kanan, Lampung.

"Menurut Mei Irawan, ketika anaknya berumur delapan bulan, Almarhumah pergi meninggalkannya. Mei Irawan selama tiga tahun mencarinya namun tidak ditemukan," kata Hendri.

Diduga Almarhum pergi meninggalkan Podomoro menuju Muara Dua, namun karena orang tuanya pindah sehingga tidak ditemukan. "Itu dibenarkan ibu Almarhum dan mereka juga datang ke Podomoro, menceritakan domisilinya pindah ke Way Kanan," ujarnya.

Mengingat masalah kemanusiaan hasil kesepakatan aparatur Pekon, Polres Tanggamus, dan keluarga Mei Irawan, Almarhumah dimakamkan di Podomoro. "Demi kemanusiaan, kami sepakat Almarhum dimakamkan di Podomoro," kata dia.

Almarhumah merupakan Pasien RSUD Batin Mangunang yang tanpa dikenal identitasnya berasal dari Mariyah, Warga Pekon Tanjungan, Kecamatan Pematang Sawa, yang saat itu sempat dititipkan empat orang yang tidak dikenalnya pada Kamis (11/4/19) pukul 00.30 WIB. Keempat orang ini, salah satunya perempuan mengaku bernama Novi Alias Ros (20) beralamat Gedongtataan, Pesawaran yang didampingi tiga teman laki-lakinya. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17463


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved