Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Jokowi Nilai Pertumbuhan Perekonomian Lampung di Atas Rata-rata Nasional
Lampungpro.co, 06-Mar-2017

Lukman Hakim 1564

Share

JAKARTA (Lampungpro.com): Perekonomian provinsi Lampung bisa tumbuh lebih cepat. Bahkan, pertumbuhan perekonomian provinsi Gerbang Sumatera itu bisa mencapai 5,15 persen. Dengan catatan benar-benar bisa fokus bekerja menggarap sektor unggulan, mengembangkan apa yang menjadi core bussiness-nya, kata Presiden Joko Widodo, di Jakarta, Senin (6/3/2017).

Menurut Jokowi, perekonomian di daerah di luar Pulau Jawa sudah semakin tumbuh lebih cepat. Dia melihat pertumbuhan perekonomian Provinsi Lampung berada di atas perekonomian nasional. Tapi, saya minta dengan perekonomian yang semakin tinggi ini harus bisa berdampak langsung terhadap 13,8 persen penduduk miskin yang masih ada di Provinsi Lampung," kata Jokowi.

Presiden menilai Provinsi Lampung punya potensi besar baik di bidang pertanian, perikanan, perkebunan, yang menyumbang 31,4 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung. Kemudian, industri pengolahan sebesar 18,8 persen. Untuk bisa tumbuh lebih cepat lagi bila infrastruktur pendukung harus dibenahi, baik infrastruktur transportasi, jalan tol lintas sumatera, pembangkit listrik, cool storage, sektor perikanan, bendungan maupun irigasi harus memadai untuk penunjang sektor pertanian," kata dia.        

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 3 tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional yang ditetapkan pada 8 Januari 2016, ada 7 proyek strategis nasional di Lampung. Proyek-proyek itu adalah Jalan Tol Bakauheni Terbanggibesar (138 kilometer), jalan Tol Terbanggi Besar - Pematangpanggang sebagai bagian dari 8 ruas Trans Sumatera, revitalisasi bandara Raden Inten II, dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lampung.

Selain itu, bendungan Sukoharjo, bendungan Sukaraja III, bendungan Segalamider, bendungan Rokan Kiri, dan Pembangunan Kawasan Industri Prioritas/Kawasan Ekonomi Khusus Tanggamus. Rapat terbatas dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Selain itu, Menteri Perhubungan Budi K Sumadi, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno. (*/PRO2)

 

Berikan Komentar

Anonymous


Informasi yang sangat bermanfaat. thanks Unissula

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16712


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved