Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Juara Ajang Balas Pantun Lampung, Teknokrat Borong Tiga Piala
Lampungpro.co, 30-Oct-2019

Heflan Rekanza 1159

Share

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia tak henti-hentinya mengukir prestasi di bidang akademik maupun non akademik. Selain itu, mahasiswa Teknokrat juga tidak hanya jago dibidang robotik dan bahasa. Dibidang seni juga tak kalah saing dari kampus lainnya.

Prestasi terbaru mahasiswa Teknokrat yakni berhasil memborong tiga piala sekaligus dalam ajang even bertajuk "Perlombaan Berbalas Pantun" tingkat SLTA dan mahasiswa se-Lampung. Perlombaan tersebut diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Lampung, Selasa (29/10/2019) kemarin.

Adapun mahasiswa Universitas Teknokrat yang berhasil meraih prestasi dalam ajang tersebut yakni juara 1 diraih Evan Kristian mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi dan Melinda Dwi Kartika Sari mahasiswi Prodi Sastra Inggris. Juara 3 diraih Usman Roni dan Yoanda mahasiswa Prodi Sastra Inggris. Sementara juara 4 diraih M. Riski Mulia dari Prodi Sastra Inggris dan Vina Qurota dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris.

Mereka yang berhasil memborong piala dalam ajang ini tidak lepas dari tangan dingin pembimbing mentor yang diketahui bernama Dinsyah yang pernah menjadi juara pantun tingkat Sumatera dengan mengukir prestasi tertinggi juara 1 kala itu. "Saya berharap agar Pemerintah Provinsi Lampung melalui Kantor Bahasa untuk terus menyediakan ruang yang besar bagi kesenian pantun. Sehingga mahasiswa atau pelajar dapat melatih diri dan lebih siap menghadapi kompetisi pada tahun-tahun mendatang," ujar Dinsyah.

Sementara itu, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung Yanti Riswara, mengatakan gelaran ini merupakan bagian dari emban tugas untuk mengembangkan, dan memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai kaidah KBBI di Lampung khususnya.

"Kegiatan ini bertujuan mengembangkan, wawasan pengetahuan peserta terhadap dinamika bahasa Indonesia untuk mengikuti dinamika zaman. Ini juga untuk meningkatkan peran fungsi Bahasa Indonesia terutama sebagai bahasa pengantar dalam dunia pendidikan," kata Yanti. (FEBRI/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya

Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved