Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kampanye di Lampung, TPN Ganjar-Mahfud: Saatnya Indonesia Dipimpin Si Rambut Putih dan Pendekar Hukum
Lampungpro.co, 29-Jan-2024

Amiruddin Sormin 1373

Share

Pendukung paslon nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. SUARA.COM/ALFIANDI

BANDAR LAMPUNG (Lampungpr.co): Sekretaris Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Hasto Kristiyanto mengungkapkan sejumlah permasalahan yang masih dialami rakyat saat ini. Memimpin Indonesia yang dihuni 270 juta jiwa tidaklah mudah.

Bahlan, belakangan ini kelompok-kelompok pro demokrasi bersama mahasiswa mulai bergerak. Apalagi, kata Hasto, mereka melihat mulai ada penyalahgunaan kekuasaan hanya untuk ambisi kekuasaan itu, hanya untuk ambisi memperpanjang kekuasaan tiga periode.

Karena itu, dia menyebut perlu ada pemimpin yang kokoh di dalam prinsip, punya pengalaman, memegang etika, yang didasarkan pada moral dan kebenaran. Hal ini disampaikan Hasto saat kampanye terbuka di hadapan ribuan massa di Lapangan Kampung Sawah Brebes, Bandar Lampung,  Minggu, (29/1/2024).

Ia pun menyebut Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo-Mahfud MD adalah sosok yang tepat. "Karena itulah sudah saatnya Indonesia dipimpin oleh rambut putih dan pendekar hukum. Perpaduan antara Pak Ganjar dan Prof Mahfud MD," ujar Hasto seperti dikutip Suara.com (jaringan media Lampungpro.co).

Dia pun menyebut Ganjar-Mahfud adalah pasangan yang perlu bekerja keras dan memeras keringat. Beda dengan paslon lainnya yang dianggapnya sudah memiliki privillege sendiri.

"Karena Pak Ganjar dan Prof Mahfud tidak bisa sendirian. Pak Ganjar dan Prof Mahfud tidak punya harta triliunan. Karena Ganjar-Mahfud adalah kita, Pak Ganjar adalah presiden rakyat," ucapnya.

"Presiden wong cilik akan fokus pada masalah ekonomi, ekonomi, dan ekonomi. Sementara Prof Mahfud fokus pada hukum yang berkeadilan kepada rakyat," jelas Hasto.

Terlebih lagi, ada paslon yang sampai didukung dengan perangkat dan anggaran besar pemerintah. Para pengusaha yang mengendalikan sepertiga perekonomian juga disebut sudah turun tangan.

"Pak Ganjar tidak punya beras berton-ton, Pak Ganjar tidak punya harta triliunan. Tetapi Pak Ganjar punya komitmen pada nasib bangsa ini ke depan, nasib rakyat kita semuanya," ungkapnya.

Karena itu, ia meminta para pendukung Ganjar-Mahfud bersatu untuk mendulang kekuatan rakyat agar bisa mendulang suara maksimal pada 14 Februari mendatang. Dia juga meminta agar tidak takut dengan segala bentuk intimidasi.

"Untuk itu kami mengharapkan H-17 ini mari kita bergerak turun ke bawah, tiada hari tanpa bergerak door to door, tidak hari tanpa pergerakan mendatangi pintu-pintu rakyat," pungkasnya.(***).

Editor Amiruddin Sormin 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16669


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved