Sesi ini membahas perjalanan pendidikan penyandang disabilitas dan pentingnya membuka akses serta kesempatan yang setara dalam memperoleh pendidikan. Melalui pembahasan tersebut, peserta diajak memahami bahwa hambatan aksesibilitas dan lingkungan yang belum sepenuhnya mendukung dapat memengaruhi kesempatan penyandang disabilitas dalam menempuh pendidikan dan mengembangkan kemampuan diri.
Pengalaman dan perspektif yang disampaikan dalam sesi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk membangun lingkungan pendidikan yang memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkembang, meraih prestasi, dan berkontribusi sesuai potensinya.
Sesi kedua menghadirkan Pravitasari, S.Psi., M.Sc., yang menyampaikan materi bertema “Memahami Disabilitas, Menghapus Stigma, dan Menciptakan Lingkungan yang Ramah Disabilitas.”
Dalam sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya melihat disabilitas secara lebih inklusif, menghindari prasangka dan pelabelan negatif, serta membangun interaksi yang menghormati martabat dan kebutuhan setiap individu. Lingkungan yang ramah disabilitas tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga oleh sikap terbuka, komunikasi yang tepat, dan kesediaan untuk memberikan dukungan sesuai kebutuhan.
Melalui kedua sesi tersebut, kampanye ini diharapkan dapat mendorong perubahan cara pandang sivitas akademika terhadap disabilitas sekaligus memperkuat kesadaran bahwa pendidikan inklusif memerlukan keterlibatan aktif seluruh warga kampus.
Penyelenggaraan kampanye ini menjadi bagian dari upaya Polinela memperkuat peran Unit Layanan Disabilitas dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya aksesibilitas, kesetaraan, dan partisipasi mahasiswa penyandang disabilitas.
Sebagai perguruan tinggi pendidikan vokasi, Polinela terus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berkeadilan. Pendidikan vokasi tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja, tetapi juga perlu memastikan bahwa setiap individu memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, membangun kemandirian, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Berikan Komentar
Ketika seorang kawan naik takhta, orang-orang yang dahulu membantunya...
3679
Bandar Lampung
1642
Kominfo Lampung
2481
281
19-Oct-2026
374
19-Oct-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia