BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melalui Jurusan Ekonomi dan Bisnis menyelenggarakan kegiatan Studium Generale bertema “Budaya Ilmiah Unggul: Fondasi bagi Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk Kampus Berdampak”.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Prof. Ir. I Gede Wenten, M.Sc., Ph.D., Staf Khusus Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Bidang Inovasi Industri dan Pengembangan.
Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna Polinela, pada Jumat (21/11/2025) dan dihadiri oleh unsur pimpinan, dosen, mahasiswa, serta perwakilan mitra dunia usaha dan dunia industri.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pembangunan budaya ilmiah unggul merupakan tuntutan dunia pendidikan vokasi untuk memastikan perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang inovatif dan adaptif.
“Polinela berkomitmen menjadi kampus berdampak melalui penguatan riset terapan, inovasi, dan hilirisasi hasil penelitian. Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk memperluas pola pikir akademik dan budaya riset mahasiswa serta dosen,” ujar Direktur.
Selanjutnya, Ketua Jurusan Ekonomi dan Bisnis Polinela, Marlinda Apriyani, S.P., M.P., menegaskan pentingnya integrasi budaya riset dalam setiap proses pembelajaran vokasi.
“Kemajuan institusi pendidikan tinggi tidak semata pada capaian kurikulum, tetapi pada sejauh mana kampus mampu memproduksi pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat dan industri,” ujarnya.
Kemudian, Wakil Direktur Bidang Kerjasama Polinela, Eko Win Kenali, S.Kom., M.Cs., turut menyoroti pentingnya peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ilmiah, publikasi, dan kompetisi riset.
“Kami mendorong mahasiswa untuk aktif menghasilkan karya ilmiah, startup, dan inovasi berkelanjutan. Budaya akademik unggul adalah DNA mahasiswa Polinela,” tegasnya.
Mengangkat isu strategis budaya ilmiah di perguruan tinggi, Prof. Gede Wenten menekankan bahwa riset yang bernilai tinggi berawal dari budaya keingintahuan, ketekunan, dan keberanian berinovasi.
“Bangsa yang maju adalah bangsa yang menempatkan ilmu pengetahuan sebagai pilar peradaban. Kampus vokasi memiliki potensi besar mendorong inovasi industri karena risetnya dekat dengan kebutuhan nyata,” ungkapnya.
Eko juga mendorong sivitas akademika Polinela untuk membangun ecosystem innovation melalui kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat.
Kegiatan diwarnai sesi diskusi interaktif, dimana peserta sangat antusias mengikuti pembahasan isu-isu terkini dalam bidang riset, teknologi, dan inovasi industri.
Antusiasme ini menjadi cerminan kuatnya keinginan sivitas akademika Polinela untuk menguatkan budaya ilmiah unggul di lingkungan kampus.
Melalui penyelenggaraan Studium General ini, Jurusan Ekonomi dan Bisnis Polinela berharap budaya ilmiah dapat terinternalisasi dalam seluruh aktivitas tridharma perguruan tinggi sehingga Politeknik Negeri Lampung dapat semakin berdampak bagi masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri. (***)
Editor : Sandy,
Berikan Komentar
Bang Amiruddin Sormin namaya. Dari situlah, awal perkenalan kami,...
32342
Nasional
652
Kominfo LamSel
852
258
29-Nov-2025
725
28-Nov-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia