Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kawanan Gajah Masuk ke Kebun Warga Pekon Sedayu Semaka Tanggamus, 6 Hektare Tanaman Rusak
Lampungpro.co, 04-Aug-2023

Amiruddin Sormin 4198

Share

Aparat Polres tanggamus saat di kebun warga yang didatangi gajah liar. LAMPUNGPRO.CO/POLRES TANGGAMUS

SEMAKA (Lampungpro.co): Kabag Operasi Polres Tanggamus AKP Sarwani bersama Kasat Samapta AKP Budi Harto, Kasi Humas Iptu M. Yusuf, dan sejumlah personel mendatangi perkebunan palawija seluas 6 hekare milik warga Pekon Sedayu, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, yang dirusak gajah. Satu kelompok gajah tersebut dijuluki kawanan Citra dengan jumlah 10 ekor memasuki areal perkebunan  sejak Minggu (27/7/2023) hingga sekarang.

Kemunculan kawanan gajah di areal perkebunan setiap menjelang magrib atau malam. Hal itu membuat para warga ronda menjaga dan menghalau gajah.

Selain tanaman, terlihat sisa kerusakan akibat gajah liar bahkan tampak bekas putusnya kabel PLN menuju Pekon Wargomulyo akibat ditarik gajah. Pasalnya, kabel listrik berada di lintasan para gajah, namun tersambung kembali oleh petugas PLN.

Saat di tempat, Kasi Humas Iptu M. Yusuf mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Siswara Hadi Chandra, mengatakan pihaknya mendatangi lokasi atas informasi masyarakat adanya gajah liar masuk perkebunan warga. Sehingga, diketahui area tersebut merupakan perbatasan hutan kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBB) dan tanah marga.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian masuknya gajah tersebut. Hanya kerusakan tanaman," kata Iptu M. Yusuf, Jumat (4/8/2023).

Kemudian, dia menyebutkan tidak ada korban jiwa saat warga menghalau gajah tersebut. Namun berdasarkan informasi warga ada tanaman yang dirusak sebanyak 6 hektare. 

Untuk itu, Kasi Humas mengimbau masyarakat selalu waspada dan berhati-hati saat menghalau kawanan gajah tersebut. "Menurut warga ada 6 hektare yang dirusak berupa palawija, tanaman  petai dan lainnya," ujar M. Yusuf.

Di sisi lain, menurut keterangan Kadus 03 Tumpak Bayur, Pekon Sedayu, Sutris  gajah mulai masuk pada 27 Juli 2023. "Namun tadi malam sudah tidak lagi terlihat hanya menyisakan kerusakan. Untuk kerugian warga sekitar 5-6 hektare, dengan jenis tanaman alpukat, petai, durian, jagung, dan singkong," ungkap Sutris.

Kemudian, pengusiran awal gajah menggunakan petasan dan obor. Sebab gajah takut terhadap api juga menghidupkan api pada lintasan gajah.

"Sekarang informasinya gajah masuk ke kawasan Pemerihan. Kami juga berharap adanya perhatian pemerintah, terhadap nasib para petani dengan melakukan langkah-langkah terbaik," ucap Sutris. (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Laporan: Rosario

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16103


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved