Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Kehabisan Bensin, Mahasiswa UIN Lampung Asal Merbau Mataram Kena Begal di PKOR Way Halim
Lampungpro.co, 10-Jan-2021

Febri 1136

Share

Ilustrasi Begal | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Mahasiswa asal Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan, bernama Halimur Rosid menjadi korban pembegalan saat dalam perjalanan pulang setelah mengerjakan tugas kuliah di rumah temannya. Saat itu ia sedang kehabisan bahan bakar di area Pintu Masuk PKOR Way Halim, Senin (4/1/2021) dinihari.

Halimur Rosid menceritakan kronologisnya, saat ia sedang menuntun motornya di PKOR, ia dicegat tiga orang pria yang tidak dikenal. Awalnya ia berhenti di daerah tersebut, sambil menunggu temannya datang untuk menolong Halimur. Seketika itu, ketiga pria tersebut berpura-pura menolong dirinya untuk membelikan bahan bakar.

"Awalnya mereka (pelaku) ini menyuruh saya, untuk menelpon teman agar dicariin bensin. Tapi saya tidak mau, karena sudah tahu pasti itu cuma modus mereka. Mereka juga mengaku sebagai warga PKOR, tapi saya tidak mempercayainya," kata Halimur Rosid, Minggu (10/1/2021).

Belum sempat temannya datang ke lokasi, kemudian satu dari ketiga pria tersebut kemudian menodongkan senjata tajam jenis pisau ke arah korban. Karena korban yang masih berstatus mahasiswa UIN Raden Intan Lampung ini tak kuat melawan ketiga pelaku, ia hanya bisa pasrah saat motornya direbut.

"Awalnya saya sempat berteriak, tapi tidak ada yang respon. Saat motor diambil, saya sempat merekam pelaku dengan ponsel saya. Mungkin saya berpikir motor tersebut tidak mampu berjalan jauh, karena bensinnya mau habis," ujar Halimur Rosid.

Dari kejadian ini, ia harus kehilangan sepeda motornya bermerk Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BE 3299 YO. Setelah kejadian, pagi harinya ia melaporkannya ke Mapolsek Sukarame, untuk mendapatkan tindak lanjut dari aparat kepolisian.

Sementara itu Kapolsek Sukarame Kompol Warsito menyatakan sedang melakukan penyelidikan terkait laporan korban. Menurutnya laporan korban telah diterima dengan tanda bukti lapor TBL/09-B/I/2021/LPG/Resta BL/Sektor SKM.

"Kami masih menyelidiki dari keterangan korban dan saksi di sekitar lokasi kejadian. Kami himbau masyarakat agar menghindari berkendara sendirian, terlebih sudah masuk dinihari, agar tidak menjadi sasaran tindak kejahatan," kata Kompol Warsito. (PRO3)

 


>

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16599


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved