BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Direktorat Timur Tengah, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) berharap Pemerintah Provinsi dan pengusaha Lampung dapat menindaklanjuti hasil kunjungan lima duta besar Timur Tengah dan Afrika Utara ke Lampung pada 5-7 Maret 2018. Menurut Direktur Timur Tengah Sunarko, kegiatan Familiarization Trip ini merupakan jembatan untuk mengenalkan berbagai potensi di Indonesia sekaligus mendorong perdagangan antar dua kawasan.
Setelah Lombok, kali ini kami ingin mengenalkan Provinsi Lampung, karena melihat itu lebih baik dibanding mendengar seribu kali, kata Sunarko, Rabu (7/3/2018).
Kunjungan ini bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung bertema Familiarization Trip for Ambassadors of Middle East and North African Countries. Pada Familiarization Trip ini diikuti Duta Besar Maroko, Duta Besar Lebanon, Wakil Duta Besar Yaman, Wakil Duta Besar Saudi Arabia, Wakil Duta Besar Kuwait, di Jakarta. Sementara dari Kementerian Luar Negeri RI diwakili Direktur Timur Tengah Sunarko dan Duta Besar Nurul Aulia.
Kami mengajak para Duta Besar dan Wakil Duta Besar untuk meningkatkan kerja sama di sektor-sektor strategis provinsi Lampung, ucap Plt. Sekda Provinsi Lampung, Hamartono Ahadis.
Potensi ekonomi, investasi, dan pariwisata yang dimiliki Provinsi Lampung tidak bisa dipandang sebelah mata. Dengan penduduk berjumlah 8,3 juta jiwa, menjadikan Lampung sebagai provinsi dengan tenaga produktif terbesar kedua di Pulau Sumatera.
Produk pertanian, baik dalam skala nasional dan internasional, antara lain Lampung sebagai sentra padi dengan produksi sebesar 4,3 juta ton, menjadikan provinsi ini sebagai lumbung pangan nasional. Selain itu, Lampung merupakan penghasil ubi kayu terbesar di Indonesia, serta menyumbang 26% produksi kopi robusta nasional. Hasil pertanian dan perkebunan lain yang menjadi andalan provinsi Lampung adalah kakao, lada, jagung, sawit, pisang dan nanas.
Setelah mendengar langsung potensi yang dimiliki Lampung, saya yakin para Duta Besar dan Wakil Duta Besar di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara memiliki kesempatan untuk mengembangkan peluang kerja sama sesuai dengan fokus masing-masing negara, kata Dubes Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah
Pada kegiatan field trip, Selasa (6/3/2018), para Duta Besar berkesempatan mengunjungi ke PT Keong Nusantara Abadi, Bumi Sari, Natar Lampung Selatan, dan mendengarkan paparan proses produksi Wong Coco. Selanjutnya mengunjungi ke PT Great Giant Pineapple Plantation, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, dan PT Nestle Indonesia (NESCAFE), Panjang, Bandar Lampung.
Selain itu, bersilaturahim ke Pondok Pesantren Minhadlul Ulum, Tegineneng, Lampung Selatan. Di Pesantren Minhadlul Ulum, Sunarko, menyampaikan kerja sama antara Indonesia dan kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara tidak hanya berupa kerja sama government to government dan business to business, namun juga people to people.
Menutup rangkaian Familiarization Trip di Lampung, para Duta Besar dan Wakil Duta Besar negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara terkesan dengan keindahan alam serta potensi ekonomi dan investasi Lampung. Mereka merasa positif untuk mendorong pemerintah di masing-masing negara untuk meningkatkan kehadirannya di Lampung melalui kerja sama investasi, perdagangan dan pariwisata. (PRO1)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16809
EKBIS
9534
Lampung Selatan
5361
Bandar Lampung
5138
Bandar Lampung
4999
211
05-Apr-2025
378
05-Apr-2025
321
05-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia