PALEMBANG (Lampungpro.com): Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengapresiasi pengolahan sampah terpadu Patraganik III saat melakukan kunjungan ke mitra binaan CSR Pertamina RU III. Kunjungan itu dilakukan Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, Tuti Hendrawati Mintarsih bersama 40 peserta rapat koordinasi nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah.
Rombongan diterima Ketua Kelompok Patraganik III, M Yusuf didampingi Environment Section Head RU III, Dody Bafaddal dan Head of Communication and Relations RU III, Yohana Margaretha Hetharia di Palembang, Kamis (16/3/2017). Menurut Tuti, kunjungan itu untuk tinjauan belajar para peserta Rakornas ke Patraganik III sebagai salah satu kawasan pengelolaan sampah terpadu yang telah berkontribusi terhadap konservasi lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah di Kota Palembang. Di samping itu, Patraganik III turut menjadi salah satu poin penilaian yang mendukung pencapaian Piala Adipura Kota Palembang sejak 2014.
Dalam kunjungannya, Tuti beserta para peserta Rakornas melakukan dialog interaktif mengenai pengelolaan sampah serta meninjau langsung proses pengolahan sampah terpadu di Patraganik III. Turut hadir, Ketua Asosiasi Bank Sampah Indonesia, Saharudin dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang, Faizal AR.
"Kami terbuka dan menyambut baik kunjungan Kementerian LHK ke Patraganik III. Memang saat ini Patraganik III telah menjadi pusat informasi dan pengetahuan khususnya dalam hal pengolahan sampah terpadu. Tentunya hal ini juga menjadi salah satu sinyal positif bagi Patraganik III sebagai salah satu Mitra Binaan CSR kami untuk dapat lebih meningkatkan kontribusinya bagi lingkungan sekitar," kata Area Manager Communication and Relations Sumbagsel M Roby Hervindo.
Ia menjelaskan, Pertamina telah merintis program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Patraganik III sebagai kawasan terpadu untuk pengolahan sampah sejak tahun 2011, yang secara nyata mampu menyerap sekitar 22 ton sampah setiap bulannya. "Patraganik III mengolah seluruh sampah yang tidak hanya berasal dari Komplek Perumahan Pertamina namun juga dari wilayah Kecamatan Plaju dan Kecamatan Banyuasin I," kata dia.
Sampah tersebut, lanjutnya kemudian diolah menjadi pupuk organik dengan tiga jenis produk yakni pupuk cair, pupuk curah serta pupuk granula yang dipasarkan melalui outlet penjualan Patraganik III. Dan, kerja sama dengan berbagai instansi seperti Dinas Kebersihan dan Tata Kota Palembang, serta suplai pupuk untuk taman di beberapa komplek perumahan di Palembang. (*/ANT/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16730
EKBIS
9436
Lampung Selatan
5266
Bandar Lampung
5057
Bandar Lampung
4920
236
05-Apr-2025
237
05-Apr-2025
220
05-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia