BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Upaya menghadirkan kualitas udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat di Lampung, terus diperkuat melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dan PLN UID Lampung, dalam mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan.
Langkah tersebut, menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mengurangi emisi karbon, sekaligus mendukung transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Seiring meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya pengurangan emisi gas rumah kaca, kendaraan listrik menjadi salah satu solusi yang dinilai mampu mendukung sistem transportasi yang lebih efisien, rendah emisi, dan ramah lingkungan.
Pengembangan ekosistem kendaraan listrik, juga sejalan dengan target pemerintah dalam mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.
General Manajer PLN UID Lampung, Rizky Mochamad mengatakan, keberhasilan transisi energi membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik merupakan langkah nyata yang dapat dilakukan bersama untuk mengurangi dampak lingkungan dari sektor transportasi.
"Pemanfaatan kendaraan listrik, merupakan langkah konkret dalam mendukung pengurangan emisi karbon. PLN mendukung penuh berbagai upaya yang mendorong penggunaan energi bersih, termasuk pada sektor transportasi yang memiliki peran penting dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan," kata Rizky Mochamad.
Sebagai bentuk komitmen terhadap transisi energi, PLN UID Lampung telah mengoperasikan 51 kendaraan operasional berbasis listrik, untuk mendukung kegiatan pelayanan dan operasional perusahaan.
Penggunaan kendaraan listrik tersebut, turut menjadi bagian dari transformasi PLN menuju perusahaan yang lebih hijau, sekaligus mendukung agenda dekarbonisasi nasional.
Komitmen tersebut, turut diperkuat oleh kondisi sistem kelistrikan Lampung yang semakin ramah lingkungan. Saat ini bauran energi baru terbarukan (EBT) dalam sistem kelistrikan Lampung telah mencapai sekitar 48 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional.
Kondisi ini, menjadikan penggunaan kendaraan listrik di Lampung memiliki manfaat yang semakin besar dalam upaya pengurangan emisi, karena didukung oleh pasokan listrik yang semakin bersih.
Selain itu, PLN juga terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya. Hingga kini PLN telah mengoperasikan 83 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 51 lokasi di Lampung.
Sejalan dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, pemanfaatan SPKLU di Lampung juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif pada Triwulan I 2026.
Melalui sinergi antara Pemprov Lampung, PLN, dunia usaha, dan masyarakat, penggunaan kendaraan listrik diharapkan terus meningkat sebagai bagian dari transformasi menuju transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut, tidak hanya mendukung target transisi energi nasional, tapi juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan langit Lampung yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi generasi mendatang. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Di tengah jalan rusak, banjir, dan berbagai keluhan warga,...
7400
DPRDPROV
389
Kominfo Lampung
358
Kominfo Lampung
424
359
22-Jun-2026
389
22-Jun-2026
358
22-Jun-2026
528
22-Jun-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia