Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Koperasi Syariah 212 Lampung Buang dan Boikot Semua Produk Prancis dari Toko
Lampungpro.co, 07-Nov-2020

Amiruddin Sormin 2452

Share

Pengosongan produk Prancis di gerai 212 Mart Ryacudu Bandar Lampung, Jumat (6/11/2020). LAMPUNGPRO.CO/LIA

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Koperasi Syariah 212 Lampung Berjamaah mendukung pemboikotan berbagai produk Perancis. Pemboikotan produk tersebut secara simbolis dilakukan di gerai 212 Mart Ryacudu Korpri, Bandar Lampung, mulai Jumat (6/11/2020). Pemboikotan tersebut langsung dilakukan Ketua Koperasi Syariah 212 Lampung Berjamaah, Saluddin, dengan membuang air dari merk Aqua di depan halaman 212 Mart Ryacudu. 

Pemboikotan tersebut, menurut Saluddin merupakan salah satu hal yang pihaknya bisa lakukan sebagai rasa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, sebagai aksi protes terhadap pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW dan umat Islam.

Aksi pemboikotan produk ini dilakukan di semua cabang 212 Mart di Lampung dengan tidak menggunakan dan menjual produk asal Prancis. Kami menyisihkan semua produk tersebut untuk tidak dijual, katanya.

Mengenai kelanjutan produk yang disisihkan tersebut, Saluddin menyatakan pihaknya akan memusnahkanya. Kita tidak akan menyimpan apalagi menjual produ yang berkaitan dengan negara Prancis. Sudah ditumpuk, nanti kita musnahkan dengan dibakar, tukasnya.

Dari aksi ketiga gerai 212 Mart tersebut, Saluddin mengakui mengalami kerugian belasan juta rupiah. Dia mengungkapkan pihaknya akan melakukan pembiaran terhadap sejumlah produk yang akan di-retur kembali, sementara produk lainnya merupakan hasil pembelian tunai yang tidak dapat dikembalikan kepada distributor. 

Belasan juta lah nominal keseluruhan produk yang akan kita musnahkan tersebut. Mudahmudahan dengan pemboikotan ini ada keberkahan, Insya Allah akan membuka peluang masuknya produkproduk muslim, akunya.

Terkait produk Yakult, yang sempat diboikot sebelumnya, Saluddin menyatakan pihaknya mendapatkan konfirmasi langsung dari manajemen Yakult di Jakarta yang menyatakan Yakult mulai per Oktober kemarin memutuskan hubungan. Sebelumnya kan Yakult masuk dalam grup Danone, tapi ada surat dari Jakarta bahwa Yakult per Oktober memutuskan hubungan dengan pihak Prancis, jadi murni kembali Jepang dan produksi di Indonesia, tutupnya. (LIA/PRO1)

 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16133


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved