Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Lolos Tsunami karena Main Bola, Aditia Diundang Nonton Persija vs Lampung
Lampungpro.co, 08-Jan-2019

Erzal Syahreza 1309

Share

Tsunami Selat Sunda, Sepak Bola, Persija FC, Lampung FC, Lampung, Bandar Lampung, Lampungpro.com, Info Lampung, Info Bandar Lampung, Lampung Raya, Polda Lampung, Olahraga Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Sepakbola dan tsunami pernah mempertemukan bocah berusia tujuh tahun asal Aceh dengan megabintang sepak bola dunia Christiano Ronaldo. Saat ditemukan, Martunis Sarbini, bocah yang selamat setelah 21 hari terombang-ambing di laut pasca tsunami 26 Desember 2004, berkaus nomor punggung 10 Timnas Portugal.

Jersey milik Ronaldo itu menyita perhatian dunia. Ronaldo bahkan mengangkat Martunis sebagai anak dan masuk sekolah sepak bola ternama. Tsunami yang menerjang pesisir Lampung pada 22 Desember 2018, rupanya juga ada kisah sepak bola.

Adalah Aditia (13), bocah asal Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, yang selamat dari terjangan tsunami Selat Sunda gara-gara ikut seleksi pemain Timnas U-13 di Stadion Bandar Lampung, Jumat (21/12/2018). "Dia menginap di rumah saudaranya dekat Stadion Pahoman, agar dekat lokasi seleksi," kata Manager Pra PON PSSI Lampung, Adolf Ayatullah Indrajaya, Senin (7/1/2019).

Namun apa daya, kabar duka segera datang. Ayah, ibu, dan kakaknya ikut jadi korban terjangan tsunami. Aditia yang kini sebatang kara harus mengubur impiannya.

Kisah ini, membuat Adolf mencari Aditia agar ikut menyaksikan laga amal Tim Lampung versus Persija, Minggu (13/1/2019) di PKOR Way Halim, Bandar Lampung. "Kami ingin semangat Aditia menjadi inspirasi untuk anak-anak meraih impiannya," kata Adolf yang jadi penyelenggara laga itu.

Kehadiran Adiatia, kata Dolof, sapaan akrabnya sekaligus menjadi momen bagi anak-anak Lampung yang ingin membangkitkan sepak bola di Sang Bumi Ruwai Jurai ini. "Ini menjadi penyemangat agar musibah jangan jadi penghalang untuk meraih cita-cita dan impian," kata Dolof yang juga jurnalis itu. (PRO1/PRO3)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
BOSDA SMP Negeri Masih Diet, Anggaran SMA...

BOSDA SMP Negeri sendiri, menurut berbagai hitung-hitungan yang disampaikan...

215


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved