Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Masa Pandemi Ekspor Perikanan Lampung Naik, Bustami Zainudin: Kita tak Boleh Menyerah
Lampungpro.co, 19-Jan-2021

Amiruddin Sormin 917

Share

Anggota DPD RI Bustami Zainuddin (kiri). LAMPUNGPRO.CO/DOK.PRIBADI

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Anggota Komite II DPD RI Bustami Zainudin meminta peningkatan laju ekspor sektor perikanan di Provinsi Lampung terus dimaksimalkan. Ini sejalan dengan perkembangan yang cukup menggembirakan ekspor 2020 dibandingkan 2019.  


Kendati produksi perikanan di masa pandemi COVID-19 secara kuantitatif belum mengalami peningkatan produksi yang signifikan, tapi dari sisi ekspor mengalami peningkatan, yakni dari sebanyak Rp2 triliun pada 2019 menjadi Rp 2,3 triliun pada 2020.

"Data yang saya terima sektor perikanan di Provinsi Lampung cukup menggembirakan. Dengan nilai Rp2,3 triliun pada  2020 ini sebuah angka yang baik. Ada kenaikan dibandingkan ekspor pada 2019 yang senilai Rp2 triliun," kata Bustami, Selasa (19/1/2020).

Pada posisi ini, Bustami berharap budi daya ikan endemik lokal Provinsi Lampung ditingkatkan. Begitu juga dengan program pengembangan kawasan pertanian nasional, dengan Kabupaten Lampung Tengah sebagai pusat kawasan pembenihan, dan program Lampung sebagai lumbung ternak nasional. 



Di sisi lain, DPD RI juga mendorong Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota betul-betul memberikan edukasi kepada nelayan dan petani terhadap permasalahan yang ada. "Bagaimana benihnya, bagaimana pupuknya, apakah benar-benar tersedia, apakah teknologinya sudah diterapkan betul-betul," imbuhnya.  

Bustami juga mengapresiasi soal produksi komoditas pertanian Lampung yang mengalami tren pertumbuhan di 2020, antara lain jagung meningkat dari 2,37 juta ton di 2019 menjadi 2,47 juta ton pada Oktober 2020 dan diperkirakan menjadi 2,57 juta ton pada akhir tahun ini dengan share secara nasional sebesar 9,%. Termasuk ubi kayu diperkirakan meningkat dari 4,92 juta ton menjadi 5,07 juta ton dengan capaian sampai Oktober 2020 mencapai 4,55 juta ton dengan share secara nasional sebesar 30,14%. 

"Saya akan terus berkomitmen mendorong ini di tingkat pusat, agar program yang dicanangkan dan apa yang dihasilkan benar-benar memuaskan bagi petani dan nelayan di Lampung," kata Bustami Zainudin. (PRO1)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

17102


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved