BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Di era digital, sebuah inovasi tidak lagi harus menunggu bertahun-tahun untuk dikenal masyarakat. Cukup dengan sebuah video yang menarik, unggahan di media sosial, dan komunikasi yang tepat, sebuah gagasan dapat menyebar ke seluruh pelosok negeri.
Batas geografis bukan lagi penghalang dalam penyebaran pengetahuan. Siapa pun dapat belajar, berdiskusi, bahkan mengembangkan sebuah inovasi hanya melalui telepon genggam yang terhubung dengan internet. Fenomena inilah yang terjadi pada Budidaya Ikan dalam Ember atau yang lebih dikenal dengan Budikdamber.
Budikdamber merupakan inovasi yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu wadah ember. Teknologi ini dikembangkan sebagai solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan, terutama di kawasan perkotaan yang padat penduduk.
Dengan biaya yang relatif murah, penggunaan air yang hemat, serta teknik pemeliharaan yang sederhana, masyarakat dapat menghasilkan ikan sebagai sumber protein sekaligus menanam sayuran untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Konsep ini menjadikan Budikdamber tidak hanya sebagai teknologi budidaya, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan ketahanan pangan keluarga yang mudah diterapkan di lingkungan rumah tangga.
Namun, keberhasilan Budikdamber tidak hanya ditentukan oleh keunggulan teknologinya. Banyak inovasi yang sebenarnya baik, tetapi gagal dikenal masyarakat karena lemahnya strategi komunikasi. Budikdamber justru menunjukkan hal yang berbeda.
Inovasi ini berkembang pesat karena didukung oleh komunikasi yang terencana, konsisten, dan memanfaatkan kekuatan media sosial sebagai saluran utama penyebaran informasi.
Penelitian mengenai strategi komunikasi Budikdamber menunjukkan bahwa Facebook, Instagram, dan YouTube menjadi media utama dalam mengenalkan inovasi ini kepada masyarakat.
Melalui berbagai konten berupa video tutorial, dokumentasi panen, praktik budidaya, hingga webinar, masyarakat memperoleh informasi yang mudah dipahami dan dapat langsung dipraktikkan. Pendekatan komunikasi yang sederhana, visual, dan interaktif membuat Budikdamber cepat diterima oleh berbagai kalangan, mulai dari ibu rumah tangga, pelajar, mahasiswa, hingga instansi pemerintah.
Berikan Komentar
Pernyataan seorang anggota DPR yang mengatakan masih ada ASN...
11033
242
05-Aug-2026
247
05-Aug-2026
278
05-Aug-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia