Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Musim Hujan, Tujuh Orang di Bandar Lampung Dirawat Akibat Terserang Penyakit DBD
Lampungpro.co, 13-Jan-2020

Heflan Rekanza 681

Share

ilustrasi nyamuk aedes aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) | Ist/Lampungpro.co

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Selama bulan Januari 2020, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) A Dadi Tjokrodiopo Kota Bandar Lampung telah menangani tujuh kasus pasien yang terserang virus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti. "Sampai saat ini kami sudah menangani tujuh pasien yang terkena DBD, dimana 6 di antaranya adalah anak-anak dan satunya orang dewasa," kata Direktur RSUD A Dadi Tjokrodiopo, Indrasari Aulia, dikutip dari Antara, Minggu (12/1/2020) kemarin.

Indasari mengungkapkan, bahwa ketujuh pasien yang dirawat tersebut berasal dari daerah Panjang dan Telukbetung. Saat ini semuanya telah pulang ke rumahnya masing-masing karena kondisinya sudah membaik. "Saya imbau kepada masyarakat jika kondisi anak atau siapa pun mengalami gejala panas dan demam selama tiga hari tidak turun segera periksakan ke pusat pelayanan kesehatan terdekat atau langsung ke sini," ungkap dia.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli mengatakan, sejak masuk awal bulan 2020 pihaknya mencatat warga Bandar Lampung yang terkena DBD tidak kurang dari 30 kasus. "Masuk Januari 2020 kami mencatat tidak kurang dari 30 kasus DBD di Bandar Lampung dan patut kita syukuri belum satu pun warga kita yang meninggal dunia akibat DBD ini," kata dia.

Menurutnya, hal seperti ini sudah menjadi siklus tahunan, dimana saat memasuki musim penghujan maka tingkat penyebaran virus DBD akan lebih banyak terjadi dari pada saat musim kemarau. "Oleh karena itu perlu adanya kewaspadaan bagi semua pihak, apalagi awal tahun ini curah hujan lebih sering terjadi, yang menjadi awal timbulnya dampak tersebut," ucap dia.

Edwin pun mengatakan, koordinasi antara masyarakat dan pemerintah harus ditingkatkan melalui dinkes ataupun puskesmas dimana bila terjadi kasus DBD di suatu wilayah warga harus cepat melaporkannya ke pihak terkait. "Bila warga segera melapor ke kami nanti kita akan datangi dan lakukan fogging (pengasapan) serta membagikan bubuk abate ke seluruh masyarakat di wilayah itu," terang dia.(**/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16289


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved