BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Asroni Paslah menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIPWK) di Kelurahan Langkapura Lama, Kota Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026) pagi.
Kegiatan tersebut diikuti masyarakat setempat dan menjadi wadah sosialisasi nilai-nilai Pancasila sekaligus ruang dialog antara wakil rakyat dengan warga mengenai berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Asroni Paslah yang juga menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung menyoroti mulai memudarnya nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi dan masuknya berbagai pengaruh dari luar menjadi salah satu faktor yang memicu berkurangnya semangat kebersamaan dan gotong royong.
“Sekarang ini karena pengaruh teknologi, banyak nilai-nilai Pancasila yang mulai terkikis. Misalnya nilai gotong royong dan kebersamaan yang dulu sangat kuat di masyarakat,” kata Asroni.
Ia mencontohkan, di kawasan perumahan khususnya di kota besar, kegiatan sosial seperti kerja bakti dan ronda malam mulai jarang dilakukan. Padahal, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menjaga keamanan lingkungan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga.
“Ronda sebenarnya bukan soal keamanan saja, tetapi menjadi momen berkumpul dan saling bertukar informasi dengan tetangga. Namun sekarang banyak yang enggan ikut ronda dan memilih membayar orang lain,” jelasnya.
Melalui kegiatan PIPWK yang rutin dilaksanakan setiap bulan, DPRD Kota Bandar Lampung berupaya mengingatkan kembali pentingnya nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga dilakukan secara bergilir di berbagai kelurahan agar dapat menjangkau lebih banyak warga.
“Kegiatan ini saya lakukan berpindah-pindah kelurahan, karena setiap wilayah memiliki persoalan yang berbeda. Sejak pertama dilantik, saya sudah berkomitmen untuk mengabdikan diri kepada masyarakat,” ujar Asroni.
Selain memberikan pemahaman tentang ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan kepada wakil rakyat, khususnya terkait persoalan kesehatan, pendidikan, dan sosial.
Dalam kesempatan itu, Asroni juga menyoroti kondisi fasilitas pendidikan dasar di Kota Bandar Lampung yang masih memerlukan perhatian pemerintah daerah. Ia mengaku menemukan salah satu sekolah dasar dengan kondisi bangunan yang memprihatinkan.
Menurutnya, kondisi SD Negeri 4 Sumber Rejo memerlukan perhatian serius karena beberapa bagian bangunan sudah tidak layak, termasuk plafon yang dinilai berpotensi roboh serta fasilitas kursi belajar yang sudah sangat lama digunakan.
“Saya melihat langsung kondisinya, plafonnya sudah hampir rubuh dan kursi-kursinya juga sudah sangat lama, bahkan ada yang dibuat sejak 2003. Ini cukup memprihatinkan, apalagi lokasinya berada di tengah kota,” ujarnya.
Asroni berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi sekolah dasar yang membutuhkan perbaikan, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan nyaman dan aman bagi para siswa.
Kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama serta penyerahan bingkisan dari Asroni Paslah kepada para peserta yang hadir. (***)
Editor : Sandy,
Berikan Komentar
Kominfo Lampung
356
Kominfo Lampung
368
1903
28-Mar-2026
268
06-Mar-2026
332
06-Mar-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia