Kemudian mengalami perbaikan pada 2022 menjadi 67,22 dengan kategori sedang. Meskipun meningkata dari tahun sebelumnya sebesar 0,57 poin, hal tersebut mengakibatkan Tanggamus menjadi peringkat ke-11 dari 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang nilai IPM-nya mencapai 70,45.
"Kita semakin tertinggal dibandingkan dengan capaian IPM nasional yang mencapai 72,91.OIeh karena itu harus ditingkatkan sinergisitas berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan dan perekonomian yang dilaksanakan dengan kolaboratif seperti Program Semua Bisa Sekolah (SBS) sehingga mampu mendorong pencapaian target IPM sebesar 68,37 pada 2024. Selain itu melaksanakan Program Sekolah Ceria atau Cerdas, Inovatif dan Asyik yang memadukan empat pilar yaitu kurikulum merdeka belajar, delapan standar mutu satuan pendidikan, standar kompetensi guru dan inovasi serta Program Asik atau Anak Sekolah Ingin Kuliah melalui Gerakan Donasi Sepuluh Ribu Rupiah per bulan untuk membantu generasi penerus menggapai cita-citanya," kata Dewi
Kedua, di awal 2020 ditandai dengan merebaknya pandemic Covid-19 yang mengakibatkan perekonomian dunia terkontraksi termasuk Tanggamus yang terkontraksi minus 1,77%. Namun pada 2021 kondisi tersebut mulai mengalami perbaikan dengan berhasil tumbuh positif 2,30% dan pada 2022 berhasil tumbuh 4,16% meskipun masih di bawah Provinsi Lampung yang tumbuh 4,28% dan nasional 5,31%.
"Oleh karena itu penguatan ekonomi terutama sektor UMKM dan sektor informal lainnya akan menjadi perhatian untuk mendorong daya beli
masyarakat termasuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok sehingga target pertumbuhan ekonomi sebesar 5% dapat dicapai pada 2024," kata Bupati.
Pengurangan Angka Kemiskinan
Ketiga, pengurangan angka kemiskinan. Pada 2021, angka kemiskinan Kabupaten Tanggamus mencapai 11,81%. Kemudian mengalami perbaikan pada 2022 sebesar 10,98,% meskipun lebih baik dari capaian Provinsi Lampung yang 11,57% Namun masih cukup tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata nasional. Untuk itu pada 2024, angka kemiskinan ditargetkan satu digit sebesar 9,49% sehingga konsentrasi program penanganan kemiskinan akan difokuskan pada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial atau PPKS yang saat ini masih sebesar 13,35% dan pengentasan tiga pekon tertinggal dan 220 Pekon Berkembang sehingga mampu menciptakan Pekon Maju yang saat ini baru mencapai 76 pekon.
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16557
EKBIS
9234
Lampung Selatan
5074
Bandar Lampung
4877
Bandar Lampung
4745
289
04-Apr-2025
357
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia