Karena itu, pelestarian tradisi seperti ngaben massal diyakini mampu menjadi pintu masuk bagi berkembangnya sektor pariwisata, sekaligus memperkuat identitas budaya Lampung Selatan.
Kemegahan ngaben massal 2026 ini sendiri, menjadi bukti nyata kekuatan budaya yang dimiliki Desa Balinuraga. Prosesi keagamaan Hindu terbesar di Lampung tersebut, akan diikuti 153 sawa pada puncak pelaksanaan Ngerit yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Agustus 2026.
Sejak pertengahan Juni 2026 lalu, ribuan warga bergotong royong mempersiapkan seluruh rangkaian upacara, mulai dari pembangunan petulangan dan bade hingga berbagai perlengkapan adat dikerjakan bersama-sama sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada para leluhur.
Semangat kebersamaan itulah, yang paling membekas di mata Zita. Ia mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat yang secara sukarela menjaga tradisi turun-temurun dengan penuh kekompakan.
Zita menilai, kekompakan warga telah menjadi kekuatan utama yang membuat Ngaben Massal Balinuraga, berkembang menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Lampung.
Zita juga mengapresiasi kepada masyarakat Hindu di Lampung Selatan, yang dinilai telah berkontribusi besar dalam menjaga warisan budaya, sekaligus memperkenalkan daerah kepada masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia.
Tidak hanya menjadi prosesi keagamaan, ngaben massal kini telah berkembang menjadi ruang perjumpaan budaya yang menarik perhatian banyak kalangan.
Berikan Komentar
Politik
777
Kominfo LamSel
904
247
06-Aug-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia