BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Seringkali setelah merasa perut kenyang kita mendapatkan serangan kantuk yang tak terhindarkan. Terlebih ketika kita makan terlalu banyak. Apa penyebabnya?
Konsultan Metabolik Endokrin Dr. dr. Fatimah Eliana, SpPD, KEMD, FINASIM menjelaskan, kebanyakan makanan yang kita makan akan masuk dan diproses oleh organ pencernaan. Ketika kita makan terlalu banyak, pencernaan dipaksa untuk bekerja aktif.
"Organ yang paling aktif organ pencernaan, sehingga jantung, otak sedikit kekurangan oksigen. Oleh karena itu kita mengantuk," kata Eliana.
Oleh karena itu, usahakan tidak mengonsumsi karbohidrat berlebih dan usahakan bergerak aktif setelah makan. Tidak perlu berolahraga terlalu berat, kamu bisa mengakalinya dengan mencari tempat makan yang agak jauh dari tempat kerja atau sekolah, sehingga kamu "terpaksa" jalan kaki setelah makan.
"Paling bagus setelah makan jalan dulu, supaya karbohidrat yang kita makan sampai ke otot, lemak, dan otak. Sehingga sel otot dan sel lemak tidak kekurangan oksigen," ucap dia.
Fenomena ngantuk setelah makan juga kerap disebut sebagai postprandial somnolence atau "food coma". Istilah tersebut merujuk pada perasaan lelah dan mengantuk yang muncul setelah makan berat.
Selain karena terlalu banyak, konsumsi makanan padat juga lebih berdampak dibandingkan makanan cair. Makanan padat dan cair merangsang bagian berbeda pada lambung, sehingga sinyal yang dikirimkan ke otak juga tidak sama.(**/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16316
EKBIS
8951
Bandar Lampung
6284
209
04-Apr-2025
214
04-Apr-2025
189
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia