Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Opini : Pentingnya Pendidikan Iklim untuk Mencapai Pembangunan yang Berkelanjutan
Lampungpro.co, 11-Oct-2023

Sandy 3085

Share

Dosen Polinela Nurul Fatimah, S.Pi., M.Si | Lampungpro.co/Ist Humas Polinela

Oleh : Nurul Fatimah, S.Pi., M.Si

Dosen Politeknik Negeri Lampung

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Banyak pemimpin dunia yang menyatakan bahwa ancaman dunia saat ini bukan lagi perang, melainkan perubahan iklim. Dampak perubahan iklim sudah nyata dirasakan, kenaikan suhu bumi yang memengaruhi kehidupan manusia sekarang hingga bencana alam yang semakin sering terjadi. 

Pendidikan iklim di lembaga lembaga pendidikan dipercaya dapat menjadi pendorong utama kesadaran akan keberlanjutan lingkungan yang harus terus digerakkan, khususnya untuk generasi muda. Sudah waktunya para pendidik menjembatani generasi kita untuk lebih berpikir kritis tentang keberlanjutan alam dan sumber daya. 

Jika generasi yang seharusnya sudah punya pemahaman lebih utuh tentang isu lingkungan bisa memahami hal -hal fundamental tentang keberlanjutan lingkungan. Maka, seharusnya akan makin banyak generasi muda yang terlibat serta menjadi aktor utama dalam pembangunan yang berkelanjutan sebagaimana yang kita harapkan.

Lulusan kita harus semakin terdidik dan meningkat pemahamannya secara utuh tentang isu isu etika ekologis dan pemberdayaan energi terbarukan. Dengan harapan mereka dapat berkontribusi lebih dalam menyelesaikan masalah- masalah seperti krisis iklim. 

Kesuksesan pendidikan untuk keberlanjutan pembangunan hanya mungkin dicapai saat kita mampu mendefinisikan pendidikan iklim secara luas dan menyeluruh. Rasanya terlalu maskulin jika pendekatannya insidental yang hanya menjadi satu atau rangkaian kegiatan dalam satu tahun ajaran, padahal pendidikan iklim perlu aksi harian yang nyata. 

Masih banyak yang menerjemahkan pendidikan lingkungan hanya dengan membuat aktivitas di luar ruangan melalui organisasi pecinta alam. Padahal, pendidikan iklim bisa lebih luas dalam meliputi keterampilan psikososial berupa aksi harian nyata yang bahkan hingga dapat mengaplikasikan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi. 

Berbagi inovasi dan kolaborasi antar stakeholder akan selalu jadi penguat untuk konsistensi pembangunan keberlanjutan ini. Rasanya urgensi pendidikan iklim pada kurikulum sudah harus didahulukan. 

Saat ini kita bukan hanya tentang menyiapkan tenaga kerja atau generasi yang kuat saja, tapi lebih fundamental lagi, yaitu tentang membangun kembali hubungan kita yang saat ini (mungkin) terputus dengan alam. Dan mendekonstruksi paradigma yang selama ini eksploitatif menjadi lebih berkeseimbangan.

Karena sesungguhnya pusat semesta ini bukan manusia, manusia lah yang harus mendengarkan alam. Sudah saatnya kita berpikir, bagaimana kita bisa meraih mimpi kita di puluhan tahun yang akan datang, jika kitanya saja sudah punah. (***) 

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16536


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved