BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.com): Banyak pedagang mengeluh karena tagihan uang keamanan dari preman yang terlalu tinggi. Namun berbeda dengan pedagang di sekitar Jalan Cut Nyak Dien, Kaliawi, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, merasa bebas dari uang keamanan preman.
Ijan (34), seorang pedagang es dugan merasa aman berdagang di sekitar Jalan Cut Nyak Dien. Ia mengaku ditempatnya berdagang tidak ada uang keamanan dari preman. "Di sini aman mas, tidak ada uang keamanan preman, kata dia, Kamis (13/4/2017). Ia mengatakan untuk berdagang di sana hanya membayar uang kebersihan dari Dinas Kebersihan Kota. "Paling hanya membayar uang kebersihan, kalau saya diminta Rp80.000,00 per bulan," kata dia.
Senada dengan Ijan, Wanto (43), pedagang es cincau juga mengungkapkan hal yang sama. Menurutnya, berdagang di sana aman dan tidak ada yang reseh. "Di sini aman dan tidak ada yang reseh. Kalau Ijan dia cuma bayar kebersihan karena berdagang di tanah miliknya, kata dia, menjelaskan perbedaan Ijan dengan dirinya.
Sedangkan Wanto, setiap hari membayar Rp2.000 kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung karena berdagang di tanah milik Pemkot. "Kalau saya per hari membayar dua ribu rupiah mas, karena berdagang di tanah pemerintah, kata dia. (***/PRO2)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16440
EKBIS
9098
Bandar Lampung
6409
168
04-Apr-2025
239
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia