GEDONG TATAAN (Lampungpro.co):
Sekretaris Daerah (Sekda) Pesawaran bersama Pj. Gubernur Lampung, Samsudin, meninjau lokasi terdampak banjir yang menimpa perumahan warga di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, Senin (20/1/2025).
Pj. Gubernur Samsudin pada kesempatan itu hadir bersama Balai Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, BPBD Provinsi. Pada kegiatan itu, Pj Gubernur turut memberikan bantuan berupa makanan siap saji, selimut, sembako, kasur dan obat-obatan kepada warga yang terdampak banjir.
Sekda Pesawaran, Wildan, memaparkan secara langsung kondisi serta kerusakan akibat bencana banjir yang terjadi di beberapa kecamatan di Pesawaran.
Ada pun lima kecamatan yang terdampak yaitu Kecamatan Teluk Pandan, Kedondong, Negeri Katon, Padang Cermin dan Way Lima. Untuk Teluk Pandan, banjir menyebabkan 170 rumah di Desa Sukajaya Lempasing, dengan tambahan kerusakan berupa satu talud ambrol sepanjang 15 meter.
Sementara idi Desa Hanura, tiga rumah terdampak dan satu talud ambrol sepanjang 18 meter. Lalu di Kedondong, banjir merendam delapan rumah di Desa Kertasana, 24 rumah di Desa Way Kepayang, 10 rumah, dan satu unit SDN 3 Kedondong di Desa Gunung Sugih.
Sementara di Negeri Katon, banjir mengakibatkan kerusakan pada tiga rumah di Desa Negeri Saka. Kondisi serupa juga terjadi di Padang Cermin, dimana banjir memutus satu tanggul, satu jembatan, satu ruas jalan, serta menyebabkan satu talud ambrol di Desa Banjaran. Sedangkan di Way Lima, Desa Sindang Garut menjadi wilayah paling terdampak, dengan total 50 rumah yang terendam.
Sekda Pesawaran, Wildan mengatakan, sebelum bencana terjadi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi sejak 25 November 2024 hingga April 2025 melalui Surat Keputusan Bupati Tentang Siaga Darurat Bencana Hidrometerologi.
Pemerintah juga telah mengeluarkan surat edaran peringatan kepada seluruh camat dan dinas terkait, serta melakukan sosialisasi melalui media sosial dan grup WhatsApp di Desa Tangguh Bencana.
"Upaya tanggap darurat ini juga turut dilakukan dengan melakukan evakuasi, pendistribusian logistik oleh BPBD dan Dinas Sosial, serta pembukaan pos pelayanan kesehatan oleh Dinas Kesehatan Pesawaran di posko bencana," kata Wildan.
Sementara itu, Pj.Gubernur Lampung, Samsudin mengungkapkan, pihaknya berkomitmen untuk mencegah terulangnya banjir di wilayah tersebut, dengan melakukan langkah pencegahan yang difokuskan pada perbaikan infrastruktur seperti tanggul dan jalur aliran air, sehingga air sungai tidak meluap ke permukiman warga.
"Selain itu, rencana untuk melakukan modifikasi cuaca guna mengalihkan curah hujan tinggi ke laut. Curah hujan yang terlalu besar di daerah yang terdampak banjir ini kita upayakan larikan ke laut, Pemprov bersama Deputi dari BNPB pusat sudah bersurat untuk melakukan modifikasi cuaca tersebut," ungkap Samsudin.
Tak hanya itu, kepada masyarakat yang terdampak, Samsudin menyebut Pemprov Lampung juga akan memberikan bantuan kepada warga yang mengalami kerugian akibat gagal panen, baik dalam bentuk penggantian bibit tanaman untuk sawah yang terdampak, maupun bantuan lainnya untuk memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga. (***)
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
17332
Lampung Selatan
5907
222
06-Apr-2025
294
06-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia