Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pemkab Pesisir Barat Aktifkan Konsorsium Pendidikan Lewat KREASI
Lampungpro.co, 01-Jul-2026

Sandy 171

Share

Kepala Bapperida Pesisir Barat, Gunawan meningkatkan kualitas pendidikan melalui Forum Jejak KREASI | LAMPUNGPRO.CO/Ist

PESISIR BARAT (Lampungpro.co): Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui Forum Jejak KREASI bertajuk "Pengesahan dan Aktivasi Konsorsium Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026" yang digelar di Aula Hotel Sartika, Krui, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan dibuka Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pesisir Barat, Gunawan, mewakili Bupati Pesisir Barat. Turut hadir Regional Manager Program KREASI Provinsi Lampung Zulfa, Program Manager KREASI Pesisir Barat Sari Lestari, perwakilan OPD, organisasi profesi pendidikan, serta sejumlah mitra pembangunan.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kepala Bapperida, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Guru Belajar, Program KREASI, Global Partnership for Education, Save the Children, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, serta seluruh mitra yang telah mendukung pengembangan sektor pendidikan di daerah tersebut.

Forum Jejak KREASI menjadi momentum untuk mengesahkan sekaligus mengaktifkan Konsorsium Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, Kementerian Agama, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan para mitra pembangunan.

Melalui konsorsium tersebut, berbagai program pendidikan diharapkan dapat disusun secara kolaboratif, berbasis data, inovatif, dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Pesisir Barat.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menilai peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Meski IPM terus menunjukkan tren positif, tantangan seperti masih adanya anak putus sekolah memerlukan perhatian dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

Selain memperkuat tata kelola pendidikan, pemerintah daerah juga mendorong pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), untuk mendukung penyusunan kebijakan, memetakan anak berisiko putus sekolah, serta meningkatkan proses pembelajaran.

Melalui Forum Jejak KREASI, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap kolaborasi seluruh pihak semakin kuat dalam mewujudkan pendidikan yang lebih inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan, sekaligus mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. (adv)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Dosen dan Guru Kita Miskin, Lalu Siapa...

Saya tidak ingin membahas angka gaji mereka. Angka itu...

3106


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved