Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Pemkab Tulangbawang Barat Deklarasikan 96 Tiyuh Bebas Buang Air Besar Sembarangan
Lampungpro.co, 15-Sep-2021

Amiruddin Sormin 1034

Share

Wakil Bupati Tulangbawang Barat Fauzi Hasan saat memimpin rapat STBM Award 2021, Rabu (15/9/2021). LAMPUNGPRO.CO/KOMINFO TUBABA

PANARAGAN (Lampungpro.co): Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat terus menggencarkan gerakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan mengajak masyarakat untuk buang air besar di jamban. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Fauzi Hasan, pada acara STBM Award 2021 melalui Zoom di Ruang Rapat Bupati, di Panaragan, Rabu (15/9/2021).


Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati memberikan paparan terkait STBM Award 2021. Kegiatan STBM di Kabupaten Tulang Bawang Barat dimulai pada 2016 di Tiyuh Margakencana.

"Dalam perjalanannya pada Oktober 2020, sebanyak 96 tiyuh (desa) definitif terdaftar di laporan online websmart STBM Kementerian Kesehatan dan didkeklarasikan menjadi Tiyuh Open Defecation Free atau Stop Buang Air Besar Sembarangan secara virtual pertama di Provinsi Lampung yang dihadiri perwakilan Kementerian Kesehatan," kata Fauzi Hasan.

Kegiatan ini, kata Wakil Bupati, berkoordinasi dengan Kelompok Kerja Air Minum Sanitasu Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL), Panitia Kemitraan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (Pamsimas), Kelompok Kerja Perumahan dan Permukiman (Pokja PKP), dan Tim STBM Tiyuh dan kecamatan. Kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung dan menerapkan program ini yakni pemicuan oleh fasilitator STBM di 96 tiyuh.

Kemudian, pengendalian sampah dengan  pola reduce, reuse, dan recycle (tiga) di tiga tiyuh yaitu Candra Mukti, Pulung Kencana, Mulya Asri yang dibina relawan pemerhati sampah. Tim Penggerak PKK mendukung STBM dengan sosialisasi cuci tangan pakai sabun di setiap jenjang baik kecamatan dan tiyuh.

Selain itu, kata Wabup, kerja sama TNI-Polri dengan gerakan jambanisasi di sembilan kecamatan dengan membantu masyarakat yang belum memiliki jamban. "Ada juga pembuatan alat cetak jamban oleh anggota Pramuka Shaka Bhakti Husada di Puskesmas Kartaraharja. Melibatkan peran serta masyarakat dalam STBM yaitu pembuatan jamban keluarga dengan arisan jamban di Tiyuh Tunas Asri, Gilang Tunggal Makarta, dan Tiyuh Mulyo Jadi," kata Fauzi Hasan.

Lainnya, monitoring dan evaluasi terkait keberlanjutan STBM di 16 Puskesmas. Pemantauan dan evaluasi Pokja Sanitasi dalam Q-Kotaku, Pamsimas, dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). (***)

Editor: Amiruddin Sormin, Laporan: Sayuti

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16860


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved