BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co): Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendorong transformasi digital melalui kolaborasi Artificial Intelligence (AI) Ideathon Lampung, yang diselenggarakan Amazon Web Services (AWS), Westcon Indonesia, dan Ideanesia di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung pada Rabu (7/1/2026).
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen daerah dalam memanfaatkan bonus demografi, dan potensi sumber daya alam melalui sentuhan teknologi terkini.
Program tersebut, bertujuan untuk menciptakan solusi nyata bagi permasalahan lokal, khususnya di sektor pertanian dan perikanan, yang menjadi tulang punggung ekonomi Lampung.
Dalam arahannya, Gubernur Lampung turut menekankan, Lampung memiliki kekayaan alam yang melimpah, namun tantangan besar masih ada pada tingkat kesejahteraan masyarakat di pedesaan.
Dengan 60% lahan di Lampung merupakan sektor pertanian dan perkebunan, kehadiran teknologi seperti Generative AI dan Cloud Computing, diharapkan mampu memangkas kesenjangan produktivitas.
"Lampung tidak boleh hanya menjadi penonton saat Indonesia diprediksi menjadi kekuatan ekonomi dunia pada 2045. Melalui AI Ideathon ini, kami ingin anak muda Lampung menciptakan teknologi yang dibutuhkan untuk kemakmuran petani," kata Rahmat Mirzani Djausal.
Menurut Gubernur Lampung, masalah pupuk, hama, hingga harga, harus bisa dijawab dengan solusi digital, agar masyarakat desa merasakan dampak ekonomi yang nyata.
Dengan bonus demografi dan angkatan kerja mencapai 71% dari total populasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meyakini peningkatan literasi digital melalui pelatihan desain thinking dan pengembangan aplikasi AI, akan menjadi lompatan besar bagi Lampung untuk keluar dari masalah kemiskinan dan meningkatkan pendapatan per kapita.
Sementara itu, Head of Training and Certification AWS Indonesia, Yashinta Bahana mengungkapkan, kolaborasi ini sejalan dengan misi global untuk memberikan akses teknologi yang setara bagi semua orang.
"Tahun ini, kami mendapatkan penghargaan dunia lewat pelatihan serupa yang menghasilkan ribuan aplikasi dalam sehari. Di Lampung, kami melihat potensi yang sama," ungkap Yashinta Bahana.
Yashinta ingin program tersebut bisa berkelanjutan, hingga memastikan talenta digital Lampung siap industri, dan mampu menciptakan dampak nyata (impactful).
Puncak acara ditandai dengan presentasi dari tiga peserta terbaik yang menawarkan solusi berbasis AI untuk sektor unggulan Lampung :
1. Aplikasi Pemberdayaan Petani: Solusi digital untuk manajemen tanam dan akses pasar.
2. AI Aquaguard (Perikanan): Sistem monitoring berbasis kecerdasan buatan untuk budidaya Udang Vaname.
3. Fitrah Learn: Platform edukasi berbasis teknologi untuk peningkatan literasi masyarakat.
Editor : Febri Arianto
Berikan Komentar
Bandar Lampung
643
139
08-Jan-2026
224
08-Jan-2026
231
08-Jan-2026
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia