Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Peringatan..., Setiap Tahun 1,7 Juta Anak Meninggal Akibat Pencemaran
Lampungpro.co, 07-Mar-2017

Lukman Hakim 1332

Share

LONDON (Lampungpro.com): Badan Kesehatan Dunia (WHO) melansir 1,7 juta anak setiap tahun meninggal dunia karena pencemaran lingkungan. Seperempat dari kematian anak di bawah usia lima tahun di dunia disebabkan oleh lingkungan tidak sehat. Termasuk pencemaran air dan udara kotor, perokok pasif, dan kebersihan kurang memadai, kata Direktur Jenderal WHO Margaret Chan dalam pernyataan, Senin (6/3/2017), dilansir Antara.

Lingkungan tidak sehat dan tercemar tersebut dapat menyebabkan diare parah, malaria dan radang paru-paru. "Lingkungan tercemar sangat mematikan terutama untuk anak-anak. Organ dan sistem kekebalan tubuh mereka sedang berkembang dan tubuh lebih kecil serta saluran pernafasan belum sempurna membuat mereka sangat rentan terhadap udara dan air kotor," kata dia.

Dalam laporan berjudul Mewarisi Dunia Berkelanjutan: Peta Kesehatan Anak-anak dan Lingkungan, WHO mengatakan paparan berbahaya dapat mulai di dalam rahim dan berlanjut jika bayi dan anak usia di bawah lima tahun terpapar cemaran udara dalam ruangan dan luar ruangan serta perokok pasif.

Hal ini meningkatkan risiko masa kecil mereka pada radang paru-paru serta risiko seumur hidup mereka terhadap penyakit pernapasan kronis seperti asma. Polusi udara juga meningkatkan risiko seumur hidup dari  penyakit hati, stroke dan kanker.

Laporan itu juga mencatat dalam rumah tangga tanpa akses ke air bersih dan sanitasi, anak-anak memiliki risiko yang lebih tinggi terserang diare dan pneumonia. Anak-anak juga terkena bahan kimia berbahaya melalui makanan, air, udara, dan produk di sekitar mereka, kata dia.

Maria Neira, seorang ahli WHO pada kesehatan masyarakat, mengatakan hal ini menyebabkan jatuhnya korban banyak, baik dari segi kematian dan penyakit jangka panjang dan jenis penyakit. Dia mendesak pemerintah untuk berbuat lebih banyak untuk menciptakan semua tempat aman untuk anak-anak. "Investasi dalam penghapusan bahaya lingkungan terhadap kesehatan, seperti peningkatan mutu air atau menggunakan bahan bakar bersih akan menghasilkan manfaat besar bagi kesehatan," kata dia. (*/PRO2)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Lampung Dipimpin Mirza-Jihan: Selamat Bertugas, "Mulai dari...

Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...

16711


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved