SABAH (Lampungpro.com): Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Akhmad DH. Irfan, yang juga Ketua Majelis Pembina Gerakan Pramuka Gugus Depan (Mabigu) 001-002 KJRI Kota Kinabalu, Malaysia, membuka Jambore Anak Indonesia di Malaysia (Jaim), di Bumi Perkemahan Taliwas River, Lahad Datu, Sabah, Jumat (29/9/2017). Jambore pramuka penggalang yang berlangsung empat hari ini, diikuti 492 siswa-siswi jenjang SMP dari 41 Community Learning Center (CLC)Wilayah Sabah.
Upacara pembukaan dihadiri juga Konsul RI Tawau, TNI, Polri Tawau, dan perwakilan Pengakap (Pramuka) di Sabah. Jambore didahului defile peserta, upacara diisi dengan pembacaan kode kehormatan Pramuka yaitu Trisatya dan Dasadarma serta pengibaran bendera Tunas Kelapa Gerakan Pramuka.
Dalam sambutannya, Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, menyampaikan Jaim merupakan ajang membina persaudaraan dan solidaritas anak-anak Indonesia di tanah rantau. Melalui berbagai aktifitas jambore, peserta belajar mandiri, mengasah keterampilan, ketangkasan, dan pengetahuan khususnya mengenali alam sekitar.
Selain itu, melalui jambore ini menumbuhkan jiwa kerjasama, solidaritas, persatuan dan kesatuan serta jiwa kepemimpinan. "Jaga persatuan dan kesatuan serta persaudaraan diantara sesama anak Indonesia di tanah rantau, kata Akhmad.
Menurut Ketua Panitia Jaim, Harry Surya Sirait, Jambore merupakan proses pembelajaran yang bersifat rekreatif. Melalui kegiatan ini, diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman peserta didik sekaligus meningkatkan karakter dan memperluas wawasan kebangsaan peserta didik.
Pada Jambore yang mengusung tema 'Lets Be Skilled, Agile and Educated Scout' ini, selain diisi kegiatan rekreatif juga keterampilan seperti seni tari, seni bela diri, jurnalistik, ilmu pengetahuan dan teknologi serta kegiatan keagamaan. Melalui jambore ini, kami berharap anak-anak menjadi lebih terampil, mandiri dan berkarakter, ujar Surya Sirait.
Upacara pembukaan, yang sempat diwarnai guyuran rintik hujan tersebut, berlangsung semarak tetapi tetap khidmat. Acara ditutup persembahan atraktif tari kolosal oleh para peserta Jambore. Seorang peserta bernama Akiong B. Jalaluddin dari CLC Borneo Samudra didampingi gurunya Mohammad Agung, mengatakan dia bersemangat sekali ikut jambore.
Ini adalah kali pertama dia bepergian jauh terpisah dari orang tua yang bekerja sebagai peladang sawit di Sawit Kinabalu, Sandakan. "Saya belajar beradaptasi dengan alam selama di perkemahan Jambore dan kami merasa beruntung sekali, karena dengan Pramuka kami bisa mengetahui Indonesia dan menambah rasa cinta terhadap bangsa dan negara Indonesia. Semoga Pramuka semakin jaya di Sabah Malaysia, kata Akiong. (PRO1)
Berikan Komentar
Dukungan dan legacy yang besar, juga mengandung makna tanggung...
16354
EKBIS
8994
Bandar Lampung
6321
295
04-Apr-2025
253
04-Apr-2025
233
04-Apr-2025
Universitas Lampung
Universitas Malahayati
Politeknik Negeri Lampung
IIB Darmajaya
Universitas Teknokrat Indonesia
Umitra Lampung
RSUDAM Provinsi Lampung
TDM Honda Lampung
Bank Lampung
DPRD Provinsi Lampung
DPRD Kota Bandar Lampung
DPRD Kota Metro
Pemrov Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Pemkab Lampung Selatan
Pemkab Pesisir Barat
Pemkab Pesawaran
Pemkab Lampung Tengah
Pemkot Kota Metro
Pemkab Mesuji
Pemkab Tulangbawang Barat
Suaradotcom
Klikpositif
Siberindo
Goindonesia