Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela dan BP3MI Kolaborasi Cetak SDM Kompeten di Hospitality
Lampungpro.co, 22-Sep-2026

Sandy 186

Share

Polinela bersama BP3MI menandatangani kerjasama Pelatihan Teknis Hospitality dan Bahasa Inggris | LAMPUNGPRO.CO/Humas

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Politeknik Negeri Lampung (Polinela) terus memperkuat peran pendidikan vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja, termasuk peluang kerja di tingkat internasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dalam penyelenggaraan Pelatihan Teknis Hospitality dan Bahasa Inggris bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Kontrak Swakelola Pengadaan Pelatihan Teknis Hospitality dan Bahasa Inggris untuk bidang housekeeping dan waiter. Penandatanganan dilakukan oleh Dwi Elok Fitricia, S.I.Kom., selaku perwakilan BP3MI, dan Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA) Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polinela, Eko Subiantoro, S.Kom., M.Kom., dari pihak Polinela.

Program ini ditujukan bagi 100 peserta CPMI sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kesiapan kompetensi calon pekerja migran. Pelatihan dirancang tidak sekadar memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga menitikberatkan pada penguasaan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan di sektor hospitality.

Pada bidang housekeeping, peserta akan diarahkan untuk menguasai keterampilan dalam menjaga kebersihan dan kerapian area kerja, penataan kamar, penggunaan peralatan dan bahan kerja, penerapan standar pelayanan, serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja. Sementara pada bidang waiter, peserta dibekali keterampilan menyiapkan area pelayanan, memahami prosedur pelayanan makanan dan minuman, berkomunikasi dengan tamu, menerapkan etika pelayanan, serta memahami standar kerja di lingkungan industri hospitality.

Penguatan kompetensi juga mencakup bahasa Inggris untuk kebutuhan kerja. Peserta diharapkan mampu menggunakan ungkapan dan kosakata yang relevan dalam berkomunikasi dengan tamu, memahami instruksi kerja, memberikan pelayanan, serta melakukan komunikasi sederhana dalam situasi kerja yang menggunakan bahasa Inggris.

Melalui pendekatan pendidikan vokasi yang berorientasi pada praktik, pelatihan ini diharapkan menghasilkan peserta yang tidak hanya memahami konsep, tetapi mampu menerapkan keterampilan housekeeping dan waiter dalam situasi kerja secara tepat dan profesional. Peserta juga diharapkan memiliki peningkatan kemampuan komunikasi bahasa Inggris, pemahaman terhadap etika dan disiplin kerja, serta kesadaran terhadap standar pelayanan dan keselamatan kerja.

Dengan demikian, hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah meningkatnya kesiapan 100 CPMI dari aspek pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap kerja (attitude). Ketiga aspek tersebut menjadi bekal penting bagi calon pekerja migran dalam menghadapi proses penempatan serta tuntutan pekerjaan pada sektor hospitality, baik di dalam maupun di luar negeri.

Sebagai perguruan tinggi pendidikan vokasi, Polinela melalui UPA LSP memiliki komitmen untuk mengembangkan ekosistem pembelajaran dan pelatihan berbasis kompetensi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Keterlibatan LSP juga memperkuat orientasi program terhadap kompetensi yang terukur dan relevan dengan standar pekerjaan, sehingga pelatihan tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi diarahkan pada kesiapan peserta untuk memasuki dunia kerja secara lebih profesional.

Kolaborasi Polinela dan BP3MI ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi vokasi dalam mendukung peningkatan kualitas SDM dan kesiapan tenaga kerja Indonesia. Melalui penguatan keterampilan teknis dan kemampuan bahasa Inggris, program tersebut diharapkan mampu membekali CPMI dengan kompetensi yang lebih adaptif, profesional, dan sesuai dengan kebutuhan industri hospitality, sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja global. (***)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Gabah Dilarang Keluar, Tapi Mengapa Masih Bisa...

Mengapa pembeli dari luar Lampung mampu menawarkan harga gabah...

10281


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved