Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Polinela Gandeng Tiga Perusahaan Korea Selatan, Buka Peluang Magang dan Kerja bagi Lulusan
Lampungpro.co, 30-Oct-2026

Sandy 191

Share

Direktur Politeknik Negeri Lampung, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., saat mengikuti program Korea-Indonesia Networking Days (KIND) 2026 | LAMPUNGPRO.CO/@Humas

SEOUL (Lampungpro.co) : Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memperluas jejaring kerja sama internasional dengan menggandeng tiga perusahaan asal Korea Selatan melalui program Korea-Indonesia Networking Days (KIND) 2026.

Kerja sama tersebut diharapkan membuka peluang peningkatan kompetensi mahasiswa melalui program magang industri, keterlibatan praktisi dalam pembelajaran, hingga kesempatan penyerapan lulusan di dunia kerja, termasuk di Korea Selatan.

Dalam rangkaian KIND 2026, Direktur Polinela bersama delegasi dari sembilan politeknik negeri lainnya mengikuti pertemuan, diskusi, dan kegiatan jejaring dengan perwakilan lima perusahaan terkemuka Korea Selatan pada 22 Oktober 2026.

Pertemuan strategis tersebut menghasilkan kesepakatan kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Polinela dan tiga perusahaan.

Ketiga perusahaan tersebut yakni Wingbot Co., Ltd., JMP Industrial Co., Ltd., dan ESG Institute Co., Ltd. Sementara itu, dua perusahaan lainnya masih melakukan penjajakan awal untuk melihat peluang kolaborasi, khususnya dalam bidang magang industri dan transfer teknologi.

Direktur Polinela, Dr. Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si., menyambut positif terjalinnya kemitraan dengan ketiga perusahaan tersebut. Menurutnya, kerja sama ini menjadi peluang bagi Polinela untuk memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri internasional.

Melalui kolaborasi tersebut, Polinela berharap mahasiswa memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan melalui pengalaman magang langsung di lingkungan industri. Selain itu, kerja sama juga diarahkan untuk membuka ruang keterlibatan dosen praktisi serta memperluas peluang penempatan tenaga kerja bagi lulusan di Korea Selatan.

Dwi menegaskan, upaya internasionalisasi kampus harus terus diperkuat dengan memperluas akses kemitraan di berbagai bidang dan negara.

Semangat go global, menurutnya, menjadi bagian penting dalam mendorong Polinela agar semakin terbuka terhadap kolaborasi internasional, sekaligus meningkatkan kualitas mahasiswa dan daya saing lulusan di pasar kerja global. (*/rls)

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mereka Turun ke Jalan

Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...

572


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved