Geser ke atas
News Ekbis Sosok Halal Pelesir Olahraga Nasional Daerah Otomotif

Kanal

Wamen P2MI Kunjungi Polinela, Perkuat Kolaborasi Siapkan PMI Kompeten dan Berdaya Saing
Lampungpro.co, 24-Sep-2026

Sandy 126

Share

Wakil Menteri P2MI saat mengunjungi Politeknik Negeri Lampung | LAMPUNGPRO.CO/@Humas

BANDAR LAMPUNG (Lampungpro.co) : Politeknik Negeri Lampung (Polinela) memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, terampil, dan mampu bersaing di pasar kerja global. Komitmen tersebut mendapat perhatian melalui kunjungan Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom., ke Polinela untuk melakukan monitoring pelaksanaan program SMK Go Global, pada Rabu (23/9/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh jajaran Polinela. Direktur Polinela, dalam hal ini diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Didik Kuswadi, S.T.P., M.Si., didampingi Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Agung Adi Candra, S.Kh., M.Si.

Kegiatan monitoring turut dihadiri Direktur Jenderal Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Rinardi, Direktur Jenderal Pemberdayaan, Muh. Fachri, Direktorat Penempatan Nonpemerintah pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum, Mocharom Ashadi, Kepala BP3MI Lampung, Kombes Pol. Mulia Nugraha, perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Lampung, serta jajaran Polinela.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen P2MI meninjau secara langsung pelaksanaan pembelajaran dan kesiapan peserta Kelas Hospitality sebagai bagian dari program penyiapan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Monitoring ini dilakukan untuk melihat proses pembentukan kompetensi peserta agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus tuntutan pasar kerja internasional.

Wamen P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan penyiapan PMI yang memiliki kompetensi dan keterampilan tersertifikasi melalui kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan.

“Target sampai lima tahun ke depan adalah penyiapan pekerja migran yang memiliki kompetensi dan skill yang tersertifikasi kurang lebih 500 ribu orang. Tahun ini kita piloting sekitar 40 ribu, dan Polinela termasuk di dalamnya,” ujar Dzulfikar.

Menurutnya, penyiapan tenaga kerja untuk pasar internasional memerlukan kesiapan yang lebih komprehensif dibandingkan dengan kebutuhan tenaga kerja domestik. Karena itu, pemerintah mendorong calon PMI memiliki sejumlah aspek kesiapan sebelum memasuki dunia kerja global.

“Penyiapan untuk sektor kerja luar negeri jauh lebih tinggi. Makanya kita ada lima siap, yaitu siap fisik, siap mental, siap visi, siap kompetensi, dan siap dokumen,” jelasnya.

1 2 3

Berikan Komentar

Kopi Pahit

Artikel Lainnya
Mereka Turun ke Jalan

Saya melepas mereka dengan bangga. Sayangnya, kebanggaan tidak otomatis...

563


Copyright ©2024 lampungproco. All rights reserved